Bupati Mimika, Johannes Rettob. (FOTO: YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Bupati Mimika Johannes Rettob meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat persiapan menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi (KTT) yang dijadwalkan berlangsung pada 14–16 November 2026.

Kabupaten Mimika diperkirakan akan menerima delegasi dari 450 kabupaten/kota di Indonesia.

Persiapan tersebut meliputi penataan kota, kebersihan lingkungan, perbaikan fasilitas umum, serta penyediaan akomodasi dan konsumsi bagi para peserta.

“Kurang lebih 10 hari lagi kita akan kedatangan tamu-tamu nasional, tamu-tamu penting dari sekitar 450 lebih kabupaten/kota yang akan berkumpul di sini,” ujar Johannes.

Ia meminta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) berkoordinasi dengan distrik-distrik di sekitar pusat kota untuk menjaga kebersihan, memangkas rumput, dan menata lingkungan.

Sementara itu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) diminta segera mengidentifikasi kerusakan jalan dan fasilitas umum yang membutuhkan perbaikan.

Menurut Johannes, pembenahan yang bersifat mendesak perlu segera dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku.

OPD terkait diminta tidak hanya menunggu kepastian anggaran, tetapi juga mengambil langkah konkret untuk memastikan kesiapan daerah.

“Dinas Lingkungan Hidup perhatikan kebersihan, jalan-jalan dan rumput-rumput harus dipotong. Dinas PU lihat hal yang perlu diperbaiki, langsung eksekusi. Jangan hanya menunggu dana, yang penting kita perbaiki dulu,” tegasnya.

Selain penataan kota, Dinas Koperasi diminta mempersiapkan kebutuhan akomodasi dan konsumsi peserta melalui koordinasi dengan pihak hotel.

OPD tersebut juga diharapkan membantu mempromosikan produk dan hasil kreativitas lokal kepada para delegasi.

Johannes mengatakan, konferensi nasional tersebut menjadi kesempatan bagi Mimika untuk menunjukkan kesiapan daerah sekaligus memperkenalkan potensi lokal kepada peserta dari berbagai wilayah di Indonesia.

Ia mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar tidak berhenti pada pernyataan kesiapan, tetapi membuktikannya melalui kerja nyata dan koordinasi antarlembaga.

“Sebagai pegawai negeri harus begitu: bukan hanya mengucapkan siap, tetapi harus benar-benar bekerja. Saya akan ke Jakarta bertemu menteri, maka koordinasi diserahkan kepada Wakil Bupati,” lanjutnya.

Selama dirinya bertugas ke Jakarta, Wakil Bupati Mimika akan mengoordinasikan persiapan bersama seluruh OPD dan distrik terkait.

Johannes berharap seluruh pihak dapat bersinergi agar berbagai kebutuhan penyelenggaraan konferensi dapat diselesaikan sebelum para delegasi tiba.

Di luar persiapan konferensi, Pemerintah Kabupaten Mimika juga terus mendorong percepatan realisasi keuangan dan fisik pembangunan serta reformasi birokrasi melalui penerapan sistem manajemen talenta berbasis merit. (*)

Penulis: Yudit Sanggu
Editor: Maurits SDP