NOBAR – Para peserta mengikuti pemutaran film Laut Bercerita di XXI Diana Mall, Timika, Kamis (29/10/2026). (FOTO: SELVY/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Komunitas literasi Singgah Baca berkolaborasi dengan Pal 8 Pictures menggelar nonton bareng (nobar) film Laut Bercerita di XXI Diana Mall, Timika, Papua Tengah, Kamis (29/10/2026). Kegiatan ini menjadi ruang literasi untuk mengenalkan karya sastra melalui medium film sekaligus mengajak peserta merefleksikan ingatan, kemanusiaan, dan ketidakadilan.
Film Laut Bercerita merupakan adaptasi novel karya Leila S. Chudori yang mengisahkan Biru Laut dan kawan-kawannya, sekelompok aktivis yang menghadapi represi saat memperjuangkan keadilan. Kisah tersebut mengangkat tema persahabatan, kehilangan, perjuangan, serta keluarga yang ditinggalkan.
Bagi Singgah Baca, pemutaran film ini merupakan kelanjutan dari diskusi buku Laut Bercerita yang sebelumnya digelar bersama komunitas dan ahli di bidang psikologi. Melalui medium film, peserta diajak menyelami kembali cerita tersebut dari perspektif yang berbeda.
Kolaborasi dengan Pal 8 Pictures sekaligus mempertemukan dunia literasi dan perfilman dalam ruang perjumpaan komunitas. Film menjadi medium untuk mengenal cerita, sementara percakapan dan refleksi diharapkan dapat memperluas pemahaman peserta terhadap isu-isu yang diangkat.
“Jangan biarkan Biru Laut dan kawan-kawannya berjalan sendirian di lorong sunyi,” menjadi pesan yang diusung dalam kegiatan tersebut. Pesan ini mengajak masyarakat menjaga ingatan terhadap peristiwa masa lalu serta memberi ruang bagi kisah perjuangan dan ketidakadilan untuk terus dibicarakan.
Selain pemutaran film, Singgah Baca dan Pal 8 Pictures mengajak peserta membagikan kesan, pengalaman, dan ulasan film melalui Instagram Story. Langkah ini diharapkan dapat memperluas percakapan mengenai Laut Bercerita di tengah masyarakat.
Singgah Baca merupakan gerakan literasi berbasis di Timika yang dimulai melalui lapak baca gratis pada November 2024. Komunitas ini mengembangkan berbagai kegiatan, seperti membaca nyaring, diskusi buku, piknik buku, dan aktivasi literasi bersama komunitas.
Melalui berbagai kegiatan tersebut, Singgah Baca berupaya memperluas akses masyarakat terhadap buku sekaligus membangun ruang belajar melalui aktivitas membaca, berdialog, dan berbagi pengalaman. (*)









Tinggalkan Balasan