Ahmad Zubaidi, S.H.I (FOTO: Gren/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sepanjang Januari hingga September 2023, Pengadilan Agama Mimika telah menangani 145  perkara perceraian dari 206 perkara yang masuk di PA Mimika untuk disidangkan.

Ahmad Zubaidi, S.H.I, Humas Pengadilan Agama Mimika saat ditemui Timika eXpress di Kantor PA Mimika pada Senin (2/10) mengatakan, perkara perceraian yang masuk di PA Mimika mengalami penurunan.

“Jadi, perkara perceraian ada 145 perkara. Perkara perceraian yang diajukan oleh istri atau cerai gugat ada 103, dan 42 perkara yang diajukan oleh suami atau cerai talak,” jelasnya.

Tambah Ahmad, selain perkara perceraian, ada satu perkara harta bersama, satu perkara penetapan perwalian, satu perkara pengesahan pernikahan, dua perkara dispensasi kawin, dua perkara penetapan ahli waris.

Sedangkan pada September 2023, 4 perkara dicabut atas dasar nasehat hakim, 17 perkara yang dikabulkan, dan satu perkara digugurkan.

Sementara itu, perkara perceraian di Pengadilan Agama Mimika jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya mengalami penurunan.

Pada Januari hingga September 2022 lalu, perkara perceraian yang masuk 163 perkara dari 221. Sedangkan Januari hingga September 2023, perkara yang masuk hanya 145 perkara saja.

Sementara itu, penyebab terjadinya perceraian tersebut disebabkan oleh beberapa faktor seperti perselisihan dan pertengkaran secara terus menerus ada 68 perkara, meninggalkan salah satu pihak ada 15 perkara, faktor ekonomi ada 10 perkara, mabuk ada 5 perkara, KDRT ada 4 perkara, judi 3 perkara dan murtad 1 perkara.

“Penyebab terjadinya perceraian juga mengalami penurunan yaitu semenjak Januari hingga September 2022 itu sudah 134 akta cerai yang sudah dicetak. Sedangkan Januari hingga September 2023 hanya 106 akta cerai yang kami cetak,” jelasnya. (glt)