WISUDA — Para perawat RSMM mengikuti prosesi wisuda Universitas Famika Makassar secara online dari Timika, Selasa (15/9/2026). (FOTO:YUDITVTT

MIMIKA, timikaexpress.id — Sebanyak 20 perawat Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) mengikuti prosesi wisuda Universitas Famika Makassar secara online dari Timika, Selasa (15/9/2026).

Prosesi wisuda digelar secara online karena para peserta berdomisili dan bekerja di Timika, sementara wisuda utama Universitas Famika Makassar dilaksanakan secara langsung di Makassar.

Ketua Kelas Wisuda Online, Ns. Theresia Tiku, S.Kep., mengatakan para peserta sebelumnya mengajukan permohonan kepada pihak universitas agar dapat mengikuti wisuda secara online.

Permohonan tersebut kemudian disetujui.
“Karena kami di sini ada beberapa orang, kurang lebih sekitar 20 orang. Jadi kami memilih untuk menyurat ke universitas. Kuliahnya juga secara online, sehingga kami disetujui untuk melaksanakan wisuda secara online,” ujar Theresia.

Dari sekitar 20 peserta, delapan orang tidak dapat mengikuti prosesi wisuda bersama di Timika karena masih menjalankan tugas pelayanan di rumah sakit.

,Seluruh peserta merupakan perawat RSMM yang menempuh pendidikan di Fakultas, Universitas Famika Makassar.

Sebanyak delapan orang menyelesaikan pendidikan profesi Ners, sedangkan peserta lainnya menyelesaikan program S1 Keperawatan.

Bagi para perawat, wisuda menjadi bagian dari perjalanan panjang untuk meningkatkan kompetensi tanpa meninggalkan tugas pelayanan kesehatan.

Sebagian besar peserta bahkan telah bekerja sebagai perawat di RSMM selama 15 hingga 20 tahun.

Theresia mengatakan dukungan pihak rumah sakit turut membantu para perawat membagi waktu antara pendidikan dan pekerjaan.

“Untuk dananya kami sendiri, cuma untuk waktunya kami diberi waktu dari rumah sakit untuk hadir di tempat ini,” katanya.

Menurut Theresia, sistem pendidikan dan wisuda secara online menjadi pilihan yang memungkinkan para perawat tetap melanjutkan pendidikan meski harus menjalankan tugas di rumah sakit.

Ia berharap kesempatan tersebut dapat mendorong para perawat untuk terus meningkatkan pendidikan dan kompetensi, sekaligus memberikan pelayanan kesehatan yang semakin baik kepada masyarakat. (cr-72)