AMANKAN – Anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako mengamankan ratusan miras saat KM Sirimau masuk dan sandar di Pelabuhan Poumako, Minggu (1/10). (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Yerimias Basin (28) merupakan buruh di Pelabuhan Poumako mengaku kesal terhadap oknum aparat yang menjemput minuman keras lokal jenis sopi saat KM. Sirimau masuk dan sandar di Pelabuhan Poumako, pada Minggu (1/10) pukul 13.00 WIT.

“Kenapa setiap kapal Pelni masuk pasti ada oknum aparat yang menjemput miras di Poumako? Tadi saya lihat mereka jemput miras banyak sekali diatas kapal, maka kita lapor ke polisi untuk amankan sopi-sopi itu. Kalau seperti ini ada masyarakat yang minum mabuk lalu buat kacau di Poumako, pasti masyarakat yang disalahkan, padahal yang jemput itu oknum aparat,” jelasnya saat ditemui Timika eXpress di Pelabuhan Poumako pada Minggu (1/10).

Sementara itu, Yakonias Matamoa yang juga buruh di Pelabuhan Poumako menambahkan, saat ini angka kecelakaan sangat tinggi di Timika disebabkan oleh miras.

“Setiap hari hampir terjadi kecelakaan yang disebabkan oleh minuman keras. Tapi yang anehnya, masih ada oknum TNI yang bantu meloloskan miras di Pelabuhan Poumako. Jadi jangan persalahkan masyarakat kalau mabuk dan buat kacau di mana-mana,” jelasnya.

Ipda Wiklif S. Rumere, Kapolsek Kawasan Pelabuhan Poumako saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya pada Minggu (1/10) membenarkan hal tersebut.

“Betul, jadi pada saat kami sedang melakukan pengamanan dan pengawasan ada beberapa buruh yang melapor kepada kami bahwa ada oknum aparat yang menjemput sopi. Kemudian kami melakukan pemantauan dan ternyata betul, banyak sekali sopi yang mereka jemput,” jelasnya.

Lanjutnya, ada sekitar 8 karton ukuran besar dan sedang milik oknum aparat yang diamankan, namun mereka langsung melarikan diri. Sedangkan sisahnya punya penumpang yang juga melarikan diri.

Dalam melakukan pengamanan dan pengawasan, anggota Polsek Kawasan Pelabuhan Poumako berhasil mengamankan 306 liter sopi.

“Kami harap, kedepannya tidak ada lagi pengaduan masyarakat terkait oknum aparat yang jemput miras di Poumako. Karena kalau ada pasti kami akan amankan dan melaporkan kepada pimpinannya sehingga bisa mengambil langkah tegas. Dan hal itu tidak terulang lagi,” pungkasnya. (glt)