INTEROGASI – Seorang penumpang yang membuat kegaduhan saat diinterogasi petugas di Terminal Baru Sisi Selatan Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu lalu. (FOTO: Istimewa/TimeX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Akibat ulah seorang penumpang yang bercanda soal adanya bom membuat pesawat Lion Air dengan nomor perbangan JT 0985 delay satu jam di Bandara Timika, Rabu (27/9).

Pesawat yang seharusnya take off dari Timika tujuan Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar pukul 13.00 WIT, mengalami penundaan satu jam lebih.

Tidak hanya itu, lebih 100 penumpang yang sudah berada di atas pesawat, oleh kru pesawat diminta untuk berkemas dan membawa semua barang bawaannya lalu turun kembali ke ruang tunggu.

Ipda Muhammad Haryono, Kapolsek KP3 Udara mengatakan, penumpang laki-laki yang bercanda dengan temannya kalau di tasnya ada isi bom adalah penumpang dengan tujuan akhir Bandara Ngurah Rai, Denpasar-Bali.

Kru pesawat yang mendengar langsung candaan pemuda tanggung tersebut seusai melakukan boarding.

Saat itu juga, petugas menyerukan ke seluruh penumpang  untuk turun dari atas pesawat dengan membawa seluruh barang bawaan mereka.

“Selain di suruh turun kembali ke darat, barang bawaan penumpang dalam cabin pun diminta untuk dikosongkan. Sementara penumpang yang bercanda soal adanya bom digirng petugas ke Polsek Bandara Mozes Kilangin untuk diinterogasi,” jelasnya.

Kepada Timika eXpress, Kamis (28/9), Ipda Haryono menyataka kalau yang bersangkutan telah dimintai keterangan.

“Dia mengaku cuma bercanda dengan temannya saja. Kami juga minta supaya tidak ulangi lagi candaannya itu,” paparnya.

Pria tersebut pun akhirnya diterbangkan bersama penumpang lainnya.

“Kita tidak lakukan penahanan, hanya kasih nasehat dan edukasi serta peringatan untuk tidak ulangi perbuatannya.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat, khususnya penumpang pesawat agar tidak melakukan candaan sensitiv yang berdamp[ak pada orang lain, dan merugikan diri sendiri nantinya.

“Kejadian ini pelajaran agar masyarakat yang hendak bepergaian dengan pesawat udara tidak membuat lelucon atau candaan yang dapat menimbulkan kegaduhan,” tegasnya. (ine)