TALKSHOW – Dokter Leonard Pardede, SpOG saat memberikan materi dalam Talkshow Kartini Day di Diana Mall (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – dr Leonard Pardede, SpOG, Ketua IDI Mimika mengatakan, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), secara nasional perilaku seks pranikah remaja usia 15-19 tahun dinyatakan 74 persen laki-laki dan 59 perempuan, mengaku sudah melakukan hubungan seksual.

Sementara remaja usia 16-17 tahun 60 persen dari kelompok usia ini juga tercatat sudah melakukan hubungan seksual.

Hal ini diungkapkan, saat hadir sebagai narasumber pada kegiatan Talkshow Kartini Day, yang digelar oleh Tunas Indonesia Raya (Tidar) di Diana Mall, Senin (21/4/2025), dengan melibatkan para remaja putri dari berbagai kalangan di Mimika.

Melihat data tersebut, dr Leo berpesan agar anak remaja lebih berhati-hati saat berpacaran, terutama perempuan. Karena pastinya perempuan akan menjadi korban.

“Banyak terjadi anak remaja yang hamil saat masih duduk di bangku sekolah,” ujarnya dr Leonard.

Kondisi ini terjadi, karena ada beberapa pemicu yaitu, pergaulanpun menjadi salah satu penyebab, perubahan hormonal, kemajuan teknologi, kurangnya harmonisasi keluarga dan kurangnya pengetahuan pengenalan akan Tuhan.

“Bila kita taat kepada Firman Tuhan, maka sudah pasti kita akan takut melakukan hal-hal yang melanggar perintah Tuhan, karena tubuh adalah karunia Allah, sehingga muliakan Allah dengan tubuhmu. Maka sebaiknya jika masih sekolah, pacaran di tunda dulu, sampai dirimu sudah siap,” pesannya.

Sementara itu, Dina Waramori, Aktivis Perempuan Mimika mengatakan, wanita jika tidak sekolah, maka hidup dalam keterbatasan, dan pastinya akan berujung pada kekerasan seksual, sehingga pernikahan dini harus dihindari, dan bila terjadi, hal itu dikarenakan minimnya informasi.

 “Supaya tidak terjadi kehamilan diluar nikah, maka kita harus memiliki visi, dan salah satu hal yang perlu diperhatikan bila terlanjur hamil maka harus berkata sejujur-jujurnya kepada orang tua, agar terhindar dari tindakan yang tidak diinginkan akibat kecemasan,” pesannya.

Sementrara itu, salah seorang peserta, Helda Rumbiak, siswa SMAN1 mengatakan, talkshow ini sangat baik diikuti, dimana banyak materi yang didapatkan dan sangat menyenangkan, talkshow ini juga sangat bermanfaat dan memberikan  banyak pengetahuan.

 “Saya rasa mengikuti kegiatan ini sangat menyenangkan, kami mendapatkan materi baru terkait kesehatan wanita, mulai dari mental hingga reproduksi,” pungkasnya (eno)