Koordinator PYP, Juni Tambunan (FOTO:Mega Irianti/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan ditunjukkan siswa SD YPJ Kuala Kencana melalui kegiatan Primary Years Programme (PYP) Exhibition yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Bumi, Selasa (22/04/2026).

Kegiatan ini menjadi puncak pembelajaran dalam program PYP yang mengadopsi kerangka International Baccalaureate (IB), di mana siswa kelas VI menampilkan hasil riset sekaligus aksi nyata yang mereka lakukan di masyarakat.

Koordinator PYP, Juni Tambunan, menjelaskan bahwa program ini mendorong siswa untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengidentifikasi persoalan nyata di lingkungan sekitar dan mencari solusinya.

“Dalam PYP, siswa tidak diberikan topik oleh guru. Mereka mencari sendiri isu di sekitar, melakukan penelitian, lalu menindaklanjutinya dengan aksi nyata,” ujarnya.

Salah satu fokus utama dalam PYP Exhibition tahun ini adalah isu lingkungan. Berbagai inovasi ditampilkan siswa, mulai dari pengolahan sampah plastik, pemanfaatan limbah organik menjadi pakan ternak, hingga pengolahan minyak jelantah menjadi produk bernilai seperti lilin dan sabun.

Tak berhenti di ruang kelas, para siswa juga turun langsung ke lapangan dengan melakukan penyuluhan ke sekolah-sekolah, kampanye di kantor-kantor, serta edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan.

“Setiap tiga siswa didampingi satu guru sebagai mentor. Mereka belajar bekerja sama, berkomunikasi, dan menyampaikan ide mereka secara langsung kepada masyarakat,” jelas Juni.

Kegiatan ini juga melibatkan berbagai pihak, mulai dari orang tua, Yayasan Pendidikan Jayawijaya (YPJ), hingga sektor industri melalui kolaborasi dengan Divisi Environmental PT Freeport Indonesia (PTFI) dan PT VIVAT Indonesia.

Selain menjadi ajang pameran, PYP Exhibition juga merupakan bagian dari sistem penilaian siswa yang mencakup berbagai aspek, seperti kemampuan riset, komunikasi, keterampilan sosial, hingga pembentukan karakter.

Dalam program ini, siswa dituntut menunjukkan profil pelajar IB, seperti rasa ingin tahu, kepedulian, kemampuan berpikir kritis, serta sikap kolaboratif dan berprinsip.

Proses persiapan kegiatan berlangsung selama kurang lebih delapan minggu, mulai dari identifikasi isu, penelitian, hingga pelaksanaan aksi dan pameran.

Setelah itu, siswa juga melakukan refleksi sebagai bagian dari pembelajaran berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, SD YPJ Kuala Kencana menunjukkan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga membentuk generasi muda yang peduli lingkungan dan mampu menghadirkan solusi nyata bagi masa depan. (*)

Penulis : Mega Irianti
Editor   : Maurits SDP