TILANG – Personel Satlantas saat melakukan penilangan terhadap pengendara. (FOTO: ASTRID/TIMEX)

TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 240 pelanggar baik roda dua dan roda empat terjaring dalam Operasi Zebra Cartenz 2023 yang telah resmi berakhir pada Minggu (17/9).

AKP Darwis (FOTO: ASTRID/TIMEX)

AKP Darwis, Kasat Lantas Polres Mimika saat ditemui Timika eXpress di ruang kerjanya, Selasa (19/9) mengatakan, sejak diberlakukannya operasi Zebra Catrenz ini para pelanggar lalu lintas itu terpantau melanggar tidak memiliki SIM, bonceng tiga, tidak menggunakan helm, menggunakan knalpot racing serta lawan arah.

“Selama 14 hari dilakukan operasi ini, setidaknya tercatat 9 kasus kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan tiga orang meninggal dunia, lima orang mengalami luka berat dan enam orang luka ringan,” jelasnya.  

Selain itu, kata Kasat Lantas, anggota juga sering menemukan mobil dinas menggantikan plat merah menjadi pilar hitam (plat tempel).

“Ada beberapa mobil dinas yang ganti plat dari merah ke hitam. Dan kita sudah berikan teguran kepada pengendaranya,” terangnya.

Lanjutnya, secara umum pelaksanaan Operasi Zebra di Mimika berjalan dengan lancar. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keselamatan dalam berlalu lintas.

“Saya mengimbau masyarakat Mimika bisa lebih membiasakan untuk tertib berlalu lintas,” katanya.

Dikatakannya, dalam rangka menyambut Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-68 yang jatuh pada 22 September mendatang, Satlantas menggelar bakti sosial berupa donor darah.

“Kegiatan ini bekerjasama dengan PMI dengan melibatkan anggota Brimob, Satpol-PP dan masyarakat umum. Kami harap, dalam baksos ini mampu mengumpulkan 100 kantong darah,” pungkasnya. (ine)