WORKSHOP – Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arjuna Sakir, menghadiri Workshop Teknis Fesyen Ready to Wear dalam rangka Aktivasi Desa Kreatif di Mimika, Rabu (4/11/2026). Kegiatan ini mendorong pengembangan budaya Papua menjadi produk fesyen modern bernilai ekonomi. (FOTO: SELVY/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Kekayaan budaya Papua berpotensi dikembangkan menjadi produk fesyen modern yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.

Upaya tersebut didorong melalui Workshop Teknis Fesyen Ready to Wear (busana siap pakai) dalam rangka Aktivasi Desa Kreatif di Mimika, Rabu (4/11/2026).

Anggota Komisi VII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Arjuna Sakir, S.E., M.M., AK., CA., CSFA, mengatakan Papua memiliki beragam potensi budaya yang dapat dikembangkan menjadi produk ekonomi kreatif, mulai dari motif batik, kerajinan tangan, hingga kekayaan seni dan tradisi masyarakat.

Menurut Arjuna, potensi tersebut perlu dikembangkan melalui kreativitas dan inovasi desain agar tidak hanya menjadi identitas budaya, tetapi juga menghasilkan produk yang memiliki nilai tambah dan daya saing.

“Potensi budaya Papua sangat besar. Tinggal bagaimana kita mengembangkan kreativitas dan inovasi agar kekayaan budaya tersebut bisa menjadi produk ekonomi kreatif yang memiliki nilai tambah,” ujarnya dalam kegiatan tersebut.

Ia menilai industri fesyen menjadi salah satu sektor yang dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan identitas budaya Papua kepada masyarakat lebih luas. Melalui desain modern, motif dan corak khas Papua dapat diadaptasi menjadi busana yang sesuai dengan kebutuhan serta selera pasar.

Workshop ini diarahkan untuk memberikan pembekalan teknis kepada pelaku usaha kreatif, desainer lokal, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta komunitas fesyen di Timika.

Materi kegiatan difokuskan pada pengembangan busana Ready to Wear atau siap pakai yang memiliki peluang pasar karena dapat diproduksi dan dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen secara lebih luas.

Arjuna berharap kegiatan tersebut dapat mendorong pelaku UMKM dan generasi kreatif di Papua Tengah untuk lebih berani mengembangkan produk fesyen dengan mengangkat kearifan lokal.

Dengan dukungan keterampilan, kreativitas, dan inovasi desain, kekayaan budaya Papua diharapkan dapat berkembang menjadi produk industri kreatif yang bernilai ekonomi, membuka peluang usaha, serta memperluas pasar bagi produk lokal.(*)

Penulis: Selvy Warwuru
Editor: Maurits SDP