Bupati Mimika, Johannes Rettob. (FOTO:YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika akan menerapkan profiling terhadap Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) sebagai bagian dari evaluasi kinerja dan penerapan manajemen talenta Aparatur Sipil Negara (ASN).

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan profiling dilakukan untuk mengukur kemampuan, dedikasi, dan integritas pegawai.

Hasil penilaian tersebut akan menjadi salah satu dasar dalam menentukan pengembangan karier dan keberlanjutan kinerja ASN di lingkungan Pemkab Mimika.

“PPPK juga nanti akan dilakukan profiling ke depan sebagai salah satu bentuk evaluasi. Kalau nilainya di bawah dan tidak masuk ke box yang tinggi, kita berharap melalui penilaian ini bisa diketahui siapa yang layak dipertahankan. Kita mencari orang-orang yang benar-benar profesional, punya dedikasi dan integritas,” ujarnya.

Ia menjelaskan, hasil profiling akan dipetakan ke dalam sejumlah kategori atau box berdasarkan capaian kompetensi dan kinerja masing-masing pegawai.

Menurut Johannes, penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan memastikan penempatan ASN dilakukan berdasarkan kompetensi serta hasil penilaian, bukan faktor kedekatan pribadi.

Ia menegaskan, ke depan tidak boleh lagi ada penempatan atau pengangkatan pegawai maupun pejabat secara sembarangan tanpa melalui mekanisme penilaian yang jelas.

“Sudah tidak main-main lagi. Tidak ada lagi yang datang bawa-bawa SK lalu langsung ditempatkan. Kalau sudah menggunakan manajemen talenta ini, semuanya dinilai berdasarkan kelulusan,” tegasnya.

Pemkab Mimika selanjutnya akan menyosialisasikan mekanisme profiling dan penerapan manajemen talenta kepada seluruh jajaran ASN agar sistem tersebut dapat dipahami dan diterapkan secara konsisten.

Johannes berharap kebijakan ini dapat membangun sistem kepegawaian yang berkelanjutan, sehingga pengelolaan ASN tidak bergantung pada kepentingan pejabat yang sedang menjabat.

“Kepentingan ini bukan untuk saya atau wakil selaku pejabat politik, melainkan untuk meninggalkan sistem yang terbaik bagi seluruh ASN di Kabupaten Mimika,” tutupnya.(*)

Penulis: Yudit Sanggu
Editor: Maurits SDP