PELANTIKAN PEJABAT — Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melantik dan mengambil sumpah/janji lima Pejabat Tinggi Pratama di Gedung Utama Kantor Gubernur Papua Tengah, Senin (14/9/2026). (HUMAS PEMPROV PAPUA TENGAH)

NABIRE, timikaexpress.id – Gubernur Papua Tengah Meki Nawipa melantik lima Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (PTP) di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah, Senin (14/9/2026).

Kelima pejabat tersebut menempati sejumlah posisi strategis untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.

Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan berlangsung di Gedung Utama Kantor Gubernur Papua Tengah.

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah, Wakil Ketua DPR Papua Tengah, Wakil Gubernur Papua Tengah, Penjabat Sekretaris Daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), serta rohaniwan.

Lima pejabat yang dilantik berdasarkan surat keputusan gubernur yakni Elieser Yogi, S.STP., M.Si., sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Albertus Adii, ST, M.Si., sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol); dan Denci Meri Nawipa, S.IP., MM., sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Selanjutnya, Dr. Tumiran, S.Sos., M.AP., dilantik sebagai Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Papua Tengah dan Ewonggen Kogeya, S.Th., M.AP., sebagai Kepala Dinas Perhubungan Papua Tengah.

Meki mengatakan pengisian jabatan tersebut dilakukan melalui proses seleksi yang mengedepankan kompetensi, integritas, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, dan kemampuan manajerial.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial dan bukan pula hanya perpindahan atau pengisian jabatan. Pelantikan adalah pemberian amanah dan kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, kepada masyarakat, dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa,” kata Meki.

Menurut dia, seluruh tahapan pengisian jabatan telah dilakukan secara transparan dan akuntabel sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk melalui uji kompetensi.

“Proses ini dirancang untuk menjaring pejabat yang memiliki kompetensi, integritas, rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta kemampuan manajerial yang sesuai dengan tuntutan jabatan,” ujarnya.

Meki mengatakan kelima pejabat tersebut telah memperoleh rekomendasi dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Surat Nomor 42931/R-AK.02.03/SD/F/2026 tertanggal 26 Agustus 2026.

Rekomendasi tersebut menjadi bagian dari rangkaian proses pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yang telah dilalui para pejabat sebelum dilantik.

Meki menegaskan, posisi Pimpinan Tinggi Pratama memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Karena itu, para pejabat yang baru dilantik diminta tidak hanya menjalankan fungsi administratif, tetapi juga menerjemahkan visi dan misi pemerintah ke dalam program kerja yang nyata, terukur, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia meminta para pejabat segera melakukan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi dan koordinasi antar-OPD, serta memastikan setiap program berjalan efektif dan tepat sasaran.

“Selamat dan sukses kepada seluruh pejabat yang telah dilantik. Tingkatkan terus kinerja, jaga kebersamaan dan sinergi dalam pelaksanaan tugas untuk kemajuan Provinsi Papua Tengah yang kita cintai,” kata Meki.

Pelantikan tersebut sekaligus menjadi apresiasi kepada Panitia Seleksi, tim asesor, BKN, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pengisian jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Tengah. (*)