YAHUKIMO, TIMIKAEXPRESS.id – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mengeksekusi seorang pria asli Papua yang berprofesi sebagai tenaga Banpol (Bantuan Polisi) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Korban dituduh sebagai mata-mata TNI-Polri.
Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB-OPM), Sebby Sambom, membenarkan pihaknya berada di balik pembunuhan tersebut.
“Kami ingatkan orang Papua maupun non Papua, jangan pernah terlibat kerja sama dengan militer Indonesia. Itu akan berakibat fatal,” kata Sebby dalam keterangan yang diterima, Senin (8/9).
Menurutnya, KKB telah menempatkan anggota di berbagai kota maupun wilayah operasi TNI-Polri untuk memantau aktivitas masyarakat. Setiap gerakan yang dicurigai sebagai kerja intelijen akan langsung ditindak.
TPNPB menyebut eksekusi dilakukan oleh pasukan Batalion Kanibal di bawah pimpinan Panglima Kodap XVI Yahukimo, Brigjen Elkius Kobak, bersama Komandan Operasi Mayor Kopitua Heluka.
“Peringatan ini terakhir. Jangan sampai ada lagi orang Papua yang terjebak dalam kerja-kerja intelijen militer Indonesia,” tambah Sebby.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI-Polri terkait klaim KKB tersebut. (*/)














Tinggalkan Balasan