Gat Tebay, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika. (FOTO:YUDIT/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan membangun dua sumur bor di wilayah Mimika Timur untuk mendukung kegiatan pengolahan sagu oleh kelompok masyarakat setempat.
Fasilitas tersebut dibangun untuk memenuhi kebutuhan air dalam proses produksi sagu yang membutuhkan pasokan air secara berkelanjutan.
Gat Tebay, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Mimika, mengatakan ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran pengolahan sagu, terutama bagi kelompok masyarakat yang mengembangkan usaha pangan lokal tersebut.
Di tengah keterbatasan sarana produksi, kelompok pengolah sagu di Mimika Timur mulai menggunakan peralatan mesin berskala kecil.
Penggunaan mesin diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi pengolahan yang sebelumnya lebih banyak mengandalkan cara tradisional.
Meski usaha masih berjalan dalam skala kecil, kelompok masyarakat tersebut mulai memasarkan hasil produksi percobaan ke pasar lokal.
Dinas Ketahanan Pangan Mimika juga terus melakukan pendampingan untuk memastikan proses produksi berjalan dengan baik sekaligus mendorong peningkatan pendapatan kelompok pengolah sagu.
Ke depan, pemerintah daerah berharap dukungan sarana produksi dapat ditingkatkan, termasuk melalui penambahan peralatan agar kapasitas pengolahan sagu semakin berkembang.
Selain pembangunan sumur bor, Dinas Ketahanan Pangan akan terus memantau perkembangan kelompok pengolah sagu dan menyiapkan rencana penambahan peralatan produksi.
Upaya tersebut diharapkan dapat memperkuat pengembangan sagu sebagai pangan lokal sekaligus mendorongnya menjadi salah satu komoditas unggulan Kabupaten Mimika.
“Kami terus melakukan pendampingan agar produksi sagu dapat berjalan dengan baik dan dapat meningkatkan penghasilan kelompok pengolah sagu,” ujarnya. (*)









Tinggalkan Balasan