EDUKASI – Kanit Binmas Polsek Kuala Kencana, Aiptu Yermias Laga Ama, memberikan edukasi kepada anak-anak agar menghentikan permainan meriam di Jalan Trans Baru, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Jumat (6/11/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana menertibkan sejumlah anak yang bermain meriam di Jalur 2, Jalan Trans Baru, SP 3, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (6/11/2026).
Penertiban dilakukan saat patroli rutin yang dipimpin Kanit Binmas Polsek Kuala Kencana, Aiptu Yermias Laga Ama, bersama personel piket.
Petugas mendapati sejumlah anak tengah bermain meriam di kawasan tersebut.
Petugas kemudian memberikan edukasi dan imbauan secara persuasif agar anak-anak menghentikan aktivitas tersebut.
Penggunaan meriam dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pemain maupun orang lain, serta mengganggu kenyamanan warga di lingkungan sekitar.
Setelah mendapat penjelasan, anak-anak tersebut bersedia menghentikan aktivitasnya dan menghancurkan meriam yang digunakan agar tidak dapat dipakai kembali.
Aiptu Yermias mengatakan, anak-anak perlu memahami risiko bermain meriam, terutama karena aktivitas tersebut dapat menimbulkan bahaya bagi diri sendiri maupun orang lain.
“Kami mengimbau kepada anak-anak agar tidak lagi bermain meriam karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Kami juga mengajak para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama,” ujar Yermias.
Ia menambahkan, patroli dan pendekatan persuasif merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polsek Kuala Kencana.
Polsek Kuala Kencana juga mengingatkan para orang tua agar lebih memperhatikan aktivitas anak-anak, terutama ketika menggunakan atau memainkan benda-benda yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Melalui patroli rutin dan edukasi langsung kepada masyarakat, kepolisian berharap potensi gangguan kamtibmas dapat dicegah sejak dini sehingga lingkungan tetap aman dan kondusif. (via)








Tinggalkan Balasan