KEBERSIHAN LINGKUNGAN – Lurah Kebun Sirih, Faustina, mengajak masyarakat meningkatkan kegiatan kebersihan lingkungan setiap hari menjelang pelaksanaan Konferensi Toleransi Rakyat Beragama di Kabupaten Mimika. (FOTO: YESON WENDA/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kelurahan Kebun Sirih, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, mengintensifkan kegiatan kebersihan lingkungan menjelang pelaksanaan Konferensi Kota Toleransi (KKT) di Mimika.
Lurah Kebun Sirih, Faustina, mengajak seluruh masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan dengan melakukan kerja bakti setiap hari.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi bersama para ketua RT, kader Posyandu, kader PKK, tokoh pemuda, dan tokoh masyarakat di Kantor Kelurahan Koperapoka, Selasa (3/11/2026).
Menurut Faustina, kebersihan lingkungan tidak hanya penting untuk menyambut tamu dari berbagai daerah yang menghadiri konferensi, tetapi juga untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat setempat.
Ia menjelaskan, pihak kelurahan bersama para ketua RT dan warga telah sepakat meningkatkan intensitas kegiatan Jumat Bersih yang sebelumnya dilaksanakan satu kali dalam seminggu menjadi setiap hari.
“Jelang kegiatan tersebut, kita sudah bersepakat agar setiap hari bapak dan ibu RT bersama warga terus menjaga kebersihan lingkungan. Jadi, kebersihan yang sebelumnya dilakukan satu kali dalam seminggu akan lebih kita tingkatkan,” ujarnya.
Faustina mengatakan, pembersihan drainase dapat dilakukan secara gotong royong oleh warga untuk mencegah penyumbatan dan mengurangi risiko banjir.
Sementara itu, untuk sungai yang memiliki kedalaman cukup tinggi dan mengalami penumpukan sampah dalam jumlah besar, pihak kelurahan akan berkoordinasi dengan organisasi perangkat daerah (OPD) teknis yang memiliki kewenangan dan peralatan pendukung.
“Kalau drainase, warga masih bisa membersihkan secara bersama-sama untuk mencegah terjadinya banjir. Tetapi, untuk daerah aliran sungai yang dalam dan sampahnya sudah menumpuk cukup banyak, tentu kami akan minta bantuan instansi teknis yang memiliki kewenangan dan peralatan,” jelasnya.
Faustina berharap, keterlibatan seluruh elemen masyarakat dapat menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan kesan positif bagi para tamu yang menghadiri Konferensi Toleransi Rakyat Beragama di Kabupaten Mimika.(*)









Tinggalkan Balasan