MIMIKA, timikaexpress.id — Seorang pemuda berinisial GAR (19) meninggal dunia setelah diduga menjadi korban penganiayaan di kawasan Perumahan Hope SP 2, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (25/10/2026).
Peristiwa tersebut diduga berawal dari perselisihan setelah korban dan sejumlah rekannya mengonsumsi minuman keras (miras) bersama.
Kapolres Mimika AKBP Alfredo Agustinus Rumbiak mengatakan, polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
Ketiganya kini menjalani pemeriksaan di Polsek Mimika Baru untuk kepentingan penyidikan.
Menurut Alfredo, kejadian bermula pada Minggu pagi ketika korban, seorang pria berinisial V (18), dan sejumlah saksi mengonsumsi minuman keras di rumah salah seorang pelaku di Perumahan Hope.
Setelah itu, mereka berpindah ke Kali Selamat Datang, kawasan SP 2, untuk melanjutkan pesta miras sambil berenang.
“Saat berenang, korban dan beberapa temannya kembali ke perumahan dengan alasan ada yang berkelahi di tempat awal mereka minum,” ujar Alfredo di Timika, Senin (26/10/2026).
Salah seorang saksi kemudian mendatangi rumah tersebut dan melihat korban bersama seorang pria sedang berkelahi.
SDalam situasi itu, saksi mengaku dikejar menggunakan parang oleh dua pria dewasa lainnya. Saksi bersama rekan-rekannya kemudian berpencar untuk menyelamatkan diri.
Alfredo menjelaskan, korban mengalami luka lebam di bagian belakang kepala. Korban kemudian dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).
Sekitar pukul 09.00 WIT, anggota Polres Mimika menerima informasi bahwa korban telah meninggal dunia di rumah sakit tersebut.
“Awalnya dari pesta miras. Ketika ada pembicaraan yang menyinggung, terjadi keributan. Tiga terduga pelaku sudah kami amankan di Polsek Mimika Baru untuk diproses sesuai hukum yang berlaku,” kata Alfredo.
Polisi masih mendalami kronologi kejadian serta peran masing-masing orang yang diamankan untuk mengungkap secara utuh penyebab dan rangkaian peristiwa yang berujung pada meninggalnya korban. (via)









Tinggalkan Balasan