TINJAU LOKASI – Peserta Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) ke-8 tahun 2026 meninjau lokasi lomba Underwater Rescue & Recovery (UWRR) di Danau MP 28, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026). (FOTO: MAURITS/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Sebanyak 170 peserta Indonesian Fire and Rescue Competition (IFRC) ke-8 tahun 2026 meninjau lokasi lomba Underwater Rescue & Recovery (UWRR) di Danau MP 28, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Sabtu (24/10/2026).

Peninjauan ini dilakukan sehari sebelum sekuruh rangkaian kompetisi dimulai.

Peserta yang berasal dari 17 tim tanggap darurat perusahaan energi dan pertambangan tersebut mendapat penjelasan mengenai area lomba, batas keselamatan, serta sarana yang akan digunakan dalam simulasi penyelamatan dan pemulihan di bawah air.

Rombongan berangkat dari kawasan Kuala Kencana Fire Ground (KKFG) menggunakan lima bus milik PT Freeport Indonesia (PTFI). Dengan pengawalan aparat keamanan dan petugas internal security, rombongan melintasi kawasan Lowland Industrial Park (LIP) sebelum berhenti di area istirahat yang menjadi lokasi pelaksanaan UWRR.

Setibanya di lokasi, peserta berbaris dan mengikuti pengarahan secara bergantian. Setiap sesi diikuti tiga tim yang mendapat penjelasan langsung dari perwakilan tim juri IFRC 2026, Wingston Kaemor.

Di tepi danau, Wingston menjelaskan batas area kompetisi yang telah ditandai menggunakan jeriken putih.

Area berukuran sekitar 100 x 30 meter tersebut juga dipasangi jeriken penanda dan jaring untuk membatasi area lomba dan menghindari gangguan terhadap biota di danau.

Sejumlah peserta sempat menanyakan kedalaman danau yang akan menjadi arena kompetisi.

Namun, Wingston memilih tidak mengungkapkan detail tersebut sebelum perlombaan berlangsung.

“Nanti saat kompetisi baru kalian tahu,” ujarnya singkat.

Di lokasi yang sama, panitia juga menyiapkan perahu karet berwarna hitam tanpa mesin dengan kapasitas enam orang.

Perahu tersebut akan digerakkan secara manual menggunakan dayung kayu yang telah disediakan.

Cabang UWRR menjadi salah satu dari delapan kategori yang dipertandingkan dalam IFRC 2026.

Pada kategori ini, peserta diuji dalam keterampilan penyelaman, navigasi bawah air, komunikasi, serta prosedur penyelamatan dan evakuasi korban di perairan.

Selain Danau MP 28, kompetisi IFRC 2026 akan berlangsung di dua lokasi lainnya, yakni Fireground Kuala Kencana sebagai area utama dan Multi Purpose Building Kuala Kencana.

IFRC ke-8 tahun 2026 diselenggarakan oleh Perhimpunan Tanggap Darurat di Bidang Pertambangan dan Energi Indonesia (PERTAPINDO) bersama PT Freeport Indonesia sebagai tuan rumah dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI.

Sebanyak 17 tim tanggap darurat dari berbagai perusahaan energi dan pertambangan mengikuti kompetisi tahun ini.

Mereka berasal dari PT Freeport Indonesia, PT ANTAM Tbk, PT Borneo Indobara, PT Adaro Indonesia, PT Bumi Suksesindo, PT Merdeka Battery Materials, PT Batutua Kharisma Permai, PT Nusa Halmahera Minerals, PT Hengjaya Mineralindo, PT Kideco Jaya Agung, PT Indomuro Kencana, PT Pamapersada Nusantara, PT Ganda Alam Makmur, PT Vale Indonesia, PT Kalimantan Prima Persada, dan PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM).

Selain menguji keterampilan teknis penyelamatan, IFRC 2026 juga menggelar program Safety Goes to School di 10 sekolah di Kabupaten Mimika untuk mengedukasi siswa mengenai pentingnya budaya keselamatan.

Tahun ini, IFRC mengusung maskot “Cenderawasih Penyelamat”, yang memadukan identitas burung cenderawasih sebagai satwa khas Papua dengan atribut tim penyelamat yang tangguh dan profesional.

PT Freeport Indonesia menjadi tuan rumah IFRC untuk ketiga kalinya, setelah sebelumnya menyelenggarakan kompetisi tersebut pada 1996 dan 2005. (vis)