PENCARIAN BERLANJUT – Tim gabungan melakukan jumpa pers terkait perluasan radius pencarian korban ledakan di Biak hingga tiga kilometer pada H+4, Rabu (3/6/2026). Sebanyak 18 potongan tubuh ditemukan dan dievakuasi ke RSUD Biak untuk proses identifikasi.
BIAK, timikaexpress.id – Tim gabungan terus melakukan pencarian korban ledakan yang terjadi di Biak pada 31 Mei 2026. Memasuki hari keempat (H+4), petugas menemukan 18 potongan tubuh yang langsung dievakuasi ke RSUD Biak untuk proses identifikasi.
Kapolres Biak AKBP Ari Trestiawan mengatakan hingga Rabu (3/6/2026), jumlah korban meninggal dunia tercatat enam orang, tiga orang masih dinyatakan hilang, dan satu korban masih menjalani perawatan akibat mengalami patah tulang kaki.
Untuk mempercepat pencarian, tim gabungan yang terdiri dari Jibom Gegana Polda Papua, Brimob, Polres Biak, dan Basarnas memperluas radius pencarian dari 1,5 kilometer menjadi 3 kilometer.
Fokus pencarian diarahkan ke kawasan pantai dan perairan sekitar lokasi kejadian.
“Hari ini radius pencarian diperluas menjadi tiga kilometer dan akan kembali ditambah menjadi empat kilometer,” ujar Ari.
Selain menemukan potongan tubuh korban, Tim Jibom juga mengamankan enam serpihan proyektil dan satu unit gerinda listrik dari lokasi kejadian.
Sementara proses sterilisasi di area Ring 1 baru mencapai sekitar 50 persen.
Pihak berwenang menegaskan kawasan Ring 1 masih berstatus steril dan tertutup bagi masyarakat.
Warga yang menemukan serpihan benda atau bagian tubuh korban diminta segera melapor ke Posko Basarnas.
Untuk memastikan identitas korban, Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Papua dijadwalkan tiba di Biak guna melakukan pencocokan DNA dengan keluarga korban.
“Kepastian identitas korban akan diketahui setelah proses identifikasi DNA selesai dilakukan,” kata Ari.
Tim gabungan berharap proses pencarian dan identifikasi korban dapat berjalan lancar.
Masyarakat juga diimbau tetap mematuhi arahan petugas dan tidak memasuki area yang masih dinyatakan berbahaya. (*)















Tinggalkan Balasan