DIRAWAT — Korban Adit (40) menjalani perawatan di RSUD Dekai setelah mengalami luka akibat penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Kali Bonto, Yahukimo, Kamis (20/8/2026). (FOTO: IST/TIMEX)
DEKAI, timikaexpress.id — Seorang warga bernama Adit (40) menjadi korban penganiayaan berat menggunakan senjata tajam di kawasan Jalan Sosial, Kompleks Kali Bonto, Kota Dekai, Kabupaten Yahukimo, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 19.15 WIT.
Korban mengalami luka robek pada bagian leher dan langsung dievakuasi ke RSUD Dekai untuk mendapatkan penanganan medis.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi ketika kawasan Kali Bonto sedang mengalami pemadaman listrik.
“Setelah kejadian, pelaku langsung melarikan diri. Setelah menerima informasi, tim gabungan Satgas Kepolisian Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo langsung merespons dengan mendatangi lokasi kejadian dan melakukan langkah-langkah penyidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti yang masih ada di TKP,” ujar Yusuf dalam keterangannya, Sabtu (22/8/2026).
Korban Ditemukan Tergeletak
Berdasarkan keterangan awal, salah seorang saksi yang berada di lantai atas mendengar korban berteriak meminta pertolongan.
Saksi kemudian turun ke lantai bawah dan menemukan korban dalam kondisi tergeletak di atas meja makan.
Korban sempat memberi tahu saksi bahwa pelaku melarikan diri ke arah gereja. Saksi kemudian meminta bantuan warga untuk mengevakuasi korban ke RSUD Dekai.
Yusuf mengatakan, aparat telah mengantongi ciri-ciri pelaku dan masih melakukan pendalaman untuk memastikan identitas serta keterlibatannya.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga terkait dengan kelompok KKB Kodap XVI Yahukimo Batalyon Yalenang pimpinan Kombi Yemberengge. Namun, informasi tersebut masih didalami oleh penyidik.
Kondisi Korban Membaik
Hingga Jumat (21/8/2026) malam, Adit diketahui masih menjalani perawatan di RSUD Dekai. Kondisinya disebut sadar dan berangsur membaik setelah mendapat penanganan medis.
“Kondisi korban alhamdulillah sadar dan lukanya sudah ditangani dengan baik. Saat ini masih dalam perawatan medis di rumah sakit,” kata Yusuf.
Sementara itu, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo terus mengumpulkan keterangan saksi dan informasi lainnya untuk mengungkap rangkaian kejadian serta menemukan keberadaan pelaku.
Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani mengatakan, proses penyelidikan dilakukan untuk memastikan pihak yang bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut.
“Personel telah merespons kejadian dan melakukan langkah-langkah penyelidikan. Kami terus mengumpulkan informasi serta keterangan saksi untuk mengungkap pihak yang bertanggung jawab atas kejadian ini,” ujar Faizal.
Ia menegaskan, penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Aparat juga terus berkoordinasi dengan jajaran kewilayahan untuk menindaklanjuti setiap informasi yang diperoleh.
Satgas Operasi Damai Cartenz-2026 bersama Polres Yahukimo mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi.
Masyarakat yang mengetahui ciri-ciri atau keberadaan pelaku diminta segera menyampaikan informasi kepada aparat agar dapat ditindaklanjuti.
Sementara penanganan terhadap korban terus dilakukan, aparat masih memburu pelaku dan mendalami motif serta rangkaian penganiayaan tersebut. (via)
























Tinggalkan Balasan