LAYANI — Pesawat PT Aviation Mission Aid (AMA) melayani penerbangan bersubsidi ke sejumlah wilayah di Papua Tengah. Program ini diharapkan memperkuat konektivitas dan mempermudah mobilitas masyarakat di daerah terpencil. (FOTO:HUMAS PEMPROV PAPUA TENGAH)

NABIRE, timikaexpress.id — Pemerintah Provinsi Papua Tengah mulai mengoperasikan layanan penerbangan bersubsidi melalui PT Aviation Mission Aid (AMA) pada Senin (24/8/2026).

Program ini ditujukan untuk membuka akses transportasi udara bagi masyarakat di daerah terpencil dan pegunungan.

Layanan tersebut merupakan tindak lanjut nota kesepahaman (MoU) antara Pemprov Papua Tengah dan PT AMA yang ditandatangani pada 17 Agustus 2026.

Juru Bicara Gubernur Papua Tengah, Emanuel You, mengatakan kebijakan subsidi penerbangan menjadi salah satu langkah pemerintah untuk mengatasi tantangan geografis dan keterbatasan akses transportasi di Papua Tengah.

Menurut Emanuel, program tersebut tidak hanya bertujuan mempermudah mobilitas masyarakat, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, kesehatan dan pelayanan pemerintahan di wilayah yang sulit dijangkau melalui transportasi darat.

“Gubernur ingin masyarakat di kabupaten-kabupaten bisa lebih mudah datang ke ibu kota provinsi, begitu juga kembali ke daerahnya. Ini untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah,” ujar Emanuel.

Ia menjelaskan, Pemprov Papua Tengah memilih PT AMA sebagai mitra karena maskapai tersebut memiliki pengalaman panjang dalam melayani penerbangan perintis dan masyarakat di wilayah pedalaman Papua.

Kerja sama tersebut juga diharapkan memperkuat peran jaringan pelayanan kemanusiaan yang selama ini telah menjangkau masyarakat di daerah terpencil.

Emanuel menyebut terdapat tiga pertimbangan utama dalam kerja sama dengan PT AMA.

Pertama, memperkuat peran institusi Gereja dalam pelayanan kemanusiaan dan keagamaan.

Kedua, menghargai sejarah pelayanan penerbangan perintis di Papua yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Ketiga, menggabungkan kapasitas pemerintah dengan jaringan pelayanan yang telah menjangkau wilayah pedalaman.

Dengan beroperasinya penerbangan bersubsidi tersebut, pemerintah berharap akses masyarakat menuju sejumlah wilayah seperti Puncak, Puncak Jaya, Dogiyai dan Intan Jaya menjadi lebih mudah dan terjangkau.

Selain meningkatkan mobilitas warga, program ini diharapkan dapat memperlancar distribusi barang dan kebutuhan dasar, termasuk pelayanan kesehatan, pendidikan serta kegiatan pemerintahan di daerah yang memiliki keterbatasan akses.

Pemprov Papua Tengah mengajak masyarakat memanfaatkan layanan penerbangan bersubsidi tersebut dengan baik.

Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat konektivitas sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi di seluruh wilayah Papua Tengah. (*)