TANDATANGAN – Idam Khalik, Pendiri PT Idaman Karya Mandiri Trainning Center, saat menandatangani MoU, disaksikan Yulian Salossa, Ketua Yayasan Hermon Timika dan Ketua Tempat Uji Kopetensi Mandiri Mimika Menbangun, Kabupaten Mimika dan Sekretaris Gapensi Mimika Ronal Kambu (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Yayasan Hermon Timika melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center (PT IKMTC), dan Gabungan Pelaksanan Kontruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Mimika.

Penandatangan MoU berlangsung di kantor kesekretariatan SMK PK Hermon Timika, Jalan Budi Utomo Ujung, Selasa (20/8/2024).

Yulian kepada Timika eXpress mengatakan MoU dengan PT Idam Karya Mandiri dan Gapensi Kabupaten Mimika, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dan siswi SMK PK Hermon, sebelum terjun ke dunia kerja.

Diketahui, ini bukanlah kali pertama Yayasan Hermon dan SMK PK Hermon menjalin MoU dengan pihak ketiga, atau lembaga dan perusahaan yang ada di Kabupaten Mimika.

Sebelumnya ada 18 perusahaan privatisasi yang sudah lebih dulu menjalin kerja sama, seperti Trakindo, Sucofindo, Eksplorasi dan masih banyak lagi.

Sehingga untuk tahun ini dilanjutkan dengan MoU bersama PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center, dan Gapensi.

Rencananya, kerja sama ini akan terus berlanjut, dalam waktu dekat akan dilaksanakan lagi MoU bersama dengan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) juga Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Mimika.

“PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center ini sudah cukup lama berkiprah di Kabupaten Mimika, dan telah memberikan tranning kepada ratusan anak-anak, sebagian besar, mereka sudah bekerja di perusahaan seperti  Freeport dan privatisasi.

Melihat itu, kamipun ingin, siswa dan siswi kami seperti itu, artinya setelah mengikuti tranning, mereka bisa langsung bekerja, selepas lulus sekolah nanti, untuk itu kamipun meminta dukunga Pemda Mimika atas usaha yang sedang kami lakukan,” harapnya.

Tujuan dari itu semua kata Yulian, pihaknya ingin menjadikan SMK PK Hermon menjadi SMK yang siap bersaing dikancah nasional , provinsi maupun kabupaten, dengan membuktikan, bahwa siswa dan siswi SMK PK Hermon merupakan SDM yang siap pakai, maka untuk memenuhi itu, yayasan terus mengembangkan berbagai pelatihan dan kerja sama agar bisa menciptakan SDM yang unggul yang siap bekerja.

“Mereka kami berikan tranning alat berat, dan keterampilan dari sisi industri, serta masih banyak lag. Selepas mengikuti tranning, para siswa dan siswi akan diberikan sertifikat K3 kontruksi juga dari Gapensi. Sertifikat itu bisa mereka gunakan untuk melamar pekerjaan bila lulus nanti, pelatihan inipun tidak menutup kemungkinan bisa diikuti oleh mahasiswa STKIP Mimika, yang belum mendapat pekerjaan, bisa melatih kopetensi untuk bisa memperoleh sertifikat, sebab mereka akan diberikan 30 teori dan 70 persen praktek,” ungkapnya.

Sementara itu, Idam Khalik Pendiri PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center memberikan apresiasi kepada Yayasan Hermon Timika yang terus berusaha untuk menciptakan generasi yang berkompeten.

Karena itu, dibuatlah MoU dengan PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center, sehingga selepas mengikuti pembelajaran selama tiga tahun, para siswa dan siswi SMK PK Hermon bisa langsung bekerja.

“Karena meski anak-anak ini berpendidikan tinggi tetapi tidak memiliki pengalaman, maka akan sangat sulit bersaing didunia kerja, yang yang dibutukan perusahaan adalah skill, maka inilah kesempatan bagi anak-anak untuk bisa mewujudkannya,”ujar Idam

Menurut Idam, ini merupakan satu hal yang luar biasa, yang harus menjadi konsen penuh pihak Yayasan.

“Kami juga sering dipanggil oleh perusahaan swasta untuk melakukan tranning bahkan sampai di luar Papua, sehingga banyak perusahaan yang meminta tenaga kerja yang berkompeten kepada PT Idaman Karya Mandiri Tranning Center, itulah mengapa mereka yang sudah mengikuti program kami, yang kita salurkan,“ungkap Idam.

Ucapan yang sama disampaikan oleh Ronal Kambu, Sekretaris Gapensi Mimika.

Dirinya memberikan apresiasi kepada Yayasan SMK Hermon atas jalinan MoU ini dalam menyediakan tenaga ahli kontruksi K3, sebab Asosiasi Gapensi sendiri juga membawahi Gabungan Tenga Ahli Teknik Industri (Gatensi)

Gatensi inilah yang selama ini bertugas menyediakan tenaga kontruksi untuk pekerjaa sipil, maka dengan adanya MoU ini, dari Gatensi juga menyambut baik karena telah dilibatkan untuk menyediakan tenaga-tenaga kontruksi, khususnya para siswa dan siswi SMK PK Hermon yang akan masuk dunia kerja.

“Keahlian K3 inipun ada beberapa tingkatakan, tergantung dengan resiko pekerjaan, disinipun kita ajarkan juga para siswa dan siswi, terkait rambu-rambu dalam melaksanakan pekerjaan agar selamat,”pungkasnya.(ela)