FOTO BERSAMA –  Inosensius Yoga Pribadi,Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemkab Mimika didampingi Lodefikus Kaize, S.STP, Kasubid Pembinaan Karakter Bangsa pada Bakesbangpol, foto bersama para peserta, tim juri usai lomba di Gedung MPCC pada Selasa (15/10/2024). (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – SMA Negeri 1 Timika menjadi jawara dalam lomba cerdas cermat Wawasan Kebangsaan (Wasbang), yang diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (bakesbangpol) Kabupaten Mimika.

SMAN 1 pada babak grand final berhasil megalahkan peserta dari SMA Taruna, SMA Negeri 7 dan SMA Negeri 3.

Adalah Adinda, Khaiva, Lola, Anastasia dan Izza, siswa SMA Negeri 1 Timika keluar sebagai juara pertama dengan mengoleksi 800 poin berhasil memboyong piala serta uang pembinaan sebesar Rp 6 juta.

Juara II diraih peserta dari SMA Negeri 7  dengan koleksi 600 poin, juga mendapat piala serta uang pembinaan sebesar Rp 5 juta.

Diposisi ketiga dengan total 500 poin diraih peserta SMA Taruna, yang juga mendapat piala serta uang pembinaan Rp  4,5 juta.

Sementara SMK Negeri 3 bertengger diposisi juara harapan 1 dengan mendapat piala dan uang pembinaan Rp 3,5 juta.

Lomba yang diikuti 22 SMA/SMK se-kabupaten Mimika, ini digelar selama dua hari sejak Senin-Selasa (14-15 Oktober 2024) di Aula MPCC milik YPMAK.

Lomba cerdas cermat merupakan kompetisi akademik untuk menguji kemampuan siswa-siswi serta mendorong budaya belajar dan berpikir kritis.

Kepada Timika eXpress, Khaiva,mewakili peserta lomba  cerdas cermat dari SMA Negeri 1 Timika mengungkapkan rasa optimisme selama lomba dengan fokus pada pertanyaan dewan juri.

“Saya ucapkan terima kasih kepada guru pendamping yang dengan sabar membimbing, mendorong rasa optimisme, sehingga saya dan teman-teman tampil percaya diri dan bisa menjawab pertanyaan dewan juri,” ungkapnya sumringah.

Khaiva juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kepala Bakesbangpol yang telah menginisiasi lomba cerdas-cermat tingkat SMA/SMK.

menurut Khaiva, ini menjadi ajang untuk memupuk mental dan pemahaman seluruh siswa-siswi di Timika serta menumbuhkan rasa cinta tanah air.

Sementara Inosensius Yoga Pribadi, Staf Ahli Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemkab Mimika, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, khususnya para juara.

Menurut Yoga kerap ia disapa, kemenangan bukanlah tujuan akhir, dan kekalahan bukanlah akhir dari segalanya, namun kekalahan merupakan kemenangan yang tertunda.

Harapan kita semua tentunya semangat empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika terus digaungkan sepanjang waktu dan disebarluaskan bagi seluruh lapisan masyarakat di Mimika.

“Hal ini sangat penting dan perlu dilakukan karena masyarakat Mimika terdiri dari berbagai suku, agama, budaya, adat istiadat, serta tingkat ekonomi yang berbeda-beda,” serunya.

Menurut Yoga, wawasan kebangsaan harus menjadi dasar dalam berinteraksi antar sesama masyarakat. 

“Kita semua harus mampu berperan serta aktif dalam menjaga kondisi keamanan dan ketertiban guna menciptakan kondusifitas di Mimika,” harapnya.

Ia pun berpesan kepada peserta lomba serta seluruh peserta didik di Kabupaten Mimika, yang  merupakan generasi penerus bangsa, generasi harapan Mimika dan juga Indonesia, agar tetap dan selalu membekali diri serta menanamkan empat konsensus kebangsaan di dalam jiwa dan pribadi masing-masing.

Sehingga di Kabupaten Mimika tercipta kedamaian, keamanan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat, dan secara saksama kita wujudkan visi Kabupaten Mimika “Terwujudnya Mimika yang aman, cerdas, damai dan sejahtera”, termasuk mempersiapkan Kabupaten Mimika dalam menyongsong Pilkada pada 27 November 2024 dengan harapan berjalan aman, tertib dan lancar. (bob)