MIW 2026 – Bupati Mimika Johannes Rettob menekan tombol sirene menandai peluncuran Mimika Innovation Week (MIW) 2026 sebagai upaya memperkuat budaya riset dan inovasi daerah di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (9/6/2026). (FOTO:ISTIMEWA)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pemerintah Kabupaten Mimika resmi meluncurkan Mimika Innovation Week (MIW) 2026 sebagai upaya memperkuat budaya riset dan inovasi sekaligus mendorong Mimika menjadi pusat inovasi di Tanah Papua.

Peluncuran MIW 2026 yang digelar di Graha Eme Neme Yauware, Selasa (9/6/2026), dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Pemkab Mimika dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan bahwa pembangunan daerah ke depan harus berbasis data, riset, dan inovasi agar mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan secara tepat dan berkelanjutan.

“Target kita bukan hanya menjadi yang terbaik di Papua, tetapi mampu bersaing dengan daerah-daerah maju di Indonesia. Karena itu, inovasi harus menjadi budaya kerja di seluruh sektor,” ujarnya.

Menurut Johannes, perkembangan Indeks Inovasi Daerah Mimika menunjukkan tren positif.

Saat ini Mimika berada di jajaran 50 persen daerah terbaik di Indonesia dan menempati peringkat kedua di Tanah Papua.

Untuk mempercepat lahirnya inovasi, Pemkab Mimika mewajibkan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menghasilkan sedikitnya dua inovasi setiap tahun. Inovasi yang terbukti efektif akan dikembangkan menjadi program dan kebijakan daerah.

“Kita ingin inovasi tidak hanya lahir dari pemerintah, tetapi juga dari kampus, pelaku UMKM, komunitas, jurnalis, hingga kelompok disabilitas,” katanya.

Deputi BRIN, Dr. Yopi, mengapresiasi langkah Pemkab Mimika dalam membangun ekosistem riset dan inovasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.

Menurutnya, BRIN siap mendukung melalui kolaborasi dengan ribuan peneliti dan tenaga ahli di seluruh Indonesia.

“Inovasi harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan menghasilkan dampak nyata bagi pembangunan daerah,” ujarnya.

Sementara itu, Plt Kepala BRIDA Mimika, Slamet Sutejo, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan 2026 telah tercatat 104 inovasi baru yang masuk dalam sistem pemerintah daerah.

Selain itu, BRIDA juga mengembangkan aplikasi Sistem Riset dan Inovasi Daerah (Sirida Kami) untuk mendokumentasikan seluruh hasil kajian dan penelitian secara terintegrasi.

Melalui MIW 2026, Pemkab Mimika berharap kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media semakin kuat sehingga mampu melahirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Sebanyak 10 inovasi terbaik nantinya akan diikutsertakan dalam ajang Innovative Government Award (IGA) 2026 yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri.

Dengan semangat kolaborasi dan penguatan riset, Mimika optimistis dapat berkembang sebagai salah satu pusat inovasi unggulan di Tanah Papua serta menjadi model pembangunan berbasis pengetahuan di kawasan timur Indonesia. (via)