Pimpinan Sinergi UMKM Indonesia, Widhiyani Mokhamad
JAKARTA, timikaexpress.id – Rencana Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, untuk mengambil alih PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dan menjadikannya sebagai bank khusus Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendapat apresiasi dari berbagai kalangan.
Pimpinan Sinergi UMKM Indonesia, Widhiyani Mokhamad, menilai kebijakan tersebut sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
“Langkah ini tentu menjadi kabar baik bagi pelaku UMKM. Dengan menjadikan PNM sebagai bank khusus UMKM, akses pembiayaan diharapkan semakin terbuka dan mampu menjangkau lebih banyak pelaku usaha kecil di berbagai daerah,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4/2026).
Menurutnya, penguatan lembaga pembiayaan khusus UMKM sangat penting untuk menjaga keberlangsungan usaha masyarakat di tengah dinamika ekonomi global yang masih diliputi ketidakpastian.
Selain itu, Widhiyani juga mendorong pemerintah untuk menghadirkan skema pembiayaan yang lebih ramah bagi pelaku usaha kecil, khususnya melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Ia berharap persyaratan pengajuan KUR dapat dipermudah serta suku bunga pinjaman dapat ditekan agar lebih terjangkau.
“Persyaratan KUR sebaiknya dibuat lebih sederhana dan bunganya juga bisa lebih rendah. Dengan begitu, pelaku UMKM benar-benar merasakan manfaat dari kebijakan ini,” katanya.
Widhiyani menambahkan, penguatan sektor UMKM menjadi kunci dalam menjaga daya tahan ekonomi masyarakat. Pasalnya, keberlangsungan UMKM sangat berkaitan dengan daya beli masyarakat.
“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Jika sektor ini tetap kuat, maka daya beli masyarakat juga akan ikut terjaga,” pungkasnya. (*)















Tinggalkan Balasan