FOTO BERSAMA – Para pelajar SATP, saat foto bersama Johana Tnunay, Kepala Sekolah SATP serta lainnya pada Rabu (22/5). (FOTO: YOSEF/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP) yang dikelola Yayasan Pendidikan Lokon (YPL) selaku mitra dari Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme Kamoro (YPMAK) yang merupakan pengelola dana kemitraan PT Freeport Indonesia (PTFI) menggelar penamatan 177 pelajar tingkat SD dan SMP Tahun 2024.
Acara penamatan 177 pelajar yang terdiri dari 133 pelajar SD dan 44 SMP berlangsung di Sporthall SATP, Rabu (22/5). Penamatan diawali dengan ibadah bersama.
Johana Tnunay, Kepala Sekolah SATP dalam sambutannya berpesan agar nasehat demi nasehat selama 9 tahun diharapkan untuk dipikirkan terus, buatlah menjadi satu memori yang sangat berharga sehingga bisa menerpa dunia.
“Belajarlah dari semua hal yang kalian sudah dapat di sini untuk kalian keluar,” kata Johana.
Ia menjelaskan, lingkungan SATP tidak representasi dari apa yang akan para anak-anak dapat di luar nanti. Karena, lingkungan SATP hanya bisa membentuk siswa, membina dan mendidik, oleh guru-guru hebat di SATP.
“Saya berharap apa yang kalian peroleh jangan kalian buang dan sia-siakan, tanamkan itu dan secara konsisten kalian lakukan karena orang berhasil bukan karena dia pintar, tapi orang berhasil karena campur tangan Tuhan dengan disiplinnya maka dia pasti berhasil,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Perwakilan YPL Bidang Pendidikan & Pembinaan, Oktavianus Vic Rori dalam sambutannya mengatakan, graduation day bukanlah sebuah seremonial belaka, graduation day bukanlah acara yang biasa-biasa saja, tetapi memiliki makna yang begitu mendalam tentang proses penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan yang bermartabat menuju pada terciptanya kompetensi lulusan yang sesuai dengan apa yang dicita-citakan bersama.
“Kita bersama-sama meyakini bahwa pekerjaan tim dalam membangun sistem di SATP ini benar-benar bermutu, sehingga menghasilkan pendidikan dan pembinaan yang berkualitas dalam komunitas belajar Sekolah Asrama Taruna Papua,”kata Oktavianus.
Dengan mengusung visi, menjadikan SATP institusi unggulan yang tanggap, kreatif, inovatif dengan mengintegrasikan kebenaran, kebajikan, serta iman dalam kerangka memerkasa 2 suku besar Amungme dan Kamoro serta 5 suku kerabat lainnya dan menyejahterahkan sumber daya manusia, YPL akan terus berkomitmen membangun pendidikan di tanah Amungsa dan Bumi Kamoro yang kita cintai dan banggakan ini.
Lebih lanjut dikatakan, siswa-siswi angkatan ke-10 jenjang SD dan angkatan 8 jenjang SMP telah mengukir kenangan yang baik.
Oleh sebab itu, ia meminta kepada siswa agar membuat kenangan itu paling romantis dan tak terlupakan seperti pada lagu “kita bikin romantis bikin paling romantis”.
“Pengalaman belajar dan dididik di SATP adalah pengalaman yang paling romantis, kiranya menjadi bekal untuk kalian semua,”pungkasnya.
Selanjutnya, Kepala Bidang SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika Stanislaus Laiyan mengatakan, Kesempatan itu hanya datang sekali saja, sehingga diharapkan para siswa semua harus ingat bahwa masa depan kalian masih panjang.
“SMP masuk SMA itu sudah dewasa jadi jangan salahgunakan kesempatan dengan pergaulan yang salah. Tetap lanjutkan pendidikan dan gapai cita-cita setinggi-tingginya,”tutupnya. (acm)















Tinggalkan Balasan