PEMERIKSAAN – Head Of QHSE PT. PUMS, Eka Susanti saat melakukan pemeriksaan kesehatan, Senin (20/5). (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 84 karyawan PT Plasma Usaha Mitra Selaras (PUMS) bekerjasama dengan Puskesmas Mapurujaya, melakukan pemeriksaan kesehatan berupa penyakit malaria, TB, hepatitis, HIV, PTM (Gula Darah, Cholesterol, dan Asam Urat).
Head Of QHSE PT. PUMS, Eka Susanti kepada Timika eXpress di Kantor PT PUMS pada Senin (20/5) mengatakan, jumlah karyawan PT PUMS sebanyak 95 orang, tetapi yang melakukan pemeriksaan kesehatan sebanyak 84 orang dan sisanya sedang cuti.
“Kita melakukan pemeriksaan ini untuk mengetahui kesehatan semua karyawan agar bisa diobati. Oleh sebab itu, kita melakukan kerja sama dengan Puskesmas Mapurujaya dalam melakukan pemeriksaan kesehatan perdana hari ini. Sehingga kita upayakan supaya dilakukan secara rutin ke depannya,” jelasnya.
Eka Susanti pun menambahkan bahwa pihaknya berencana akan melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan PKM Mapurujaya dalam melakukan pemeriksaan terhadap karyawan PT. PUMS.
“Kita akan teken MoU dengan PKM Mapurujaya,” jelasnya.
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga kepada Timika eXpress di tempat yang sama mengatakan bahwa penyakit tidak boleh disepelekan, sehingga karyawan PT. PUMS harus melakukan pemeriksaan dengan tujuan agar mencegah penyakit menular ataupun penyakit yang tidak menular.
“Kita melakukan pemeriksaan kesehatan khusus penyakit malaria, TB, hepatitis, HIV, gula darah, cholesterol, asam urat tidak hanya sekedar diobati, tetapi harus ada pemantauan, sehingga tidak meningkat. Sedangkan untuk malaria, akan dilanjutkan dengan pemberian kelambu serta observasi oleh tim Kesling,” jelasnya.
Selain itu, Kepala PKM Mapurujaya pun memberikan aspirasi kepada PT. PUMS atas kepedulian kesehatan terhadap para karyawannya.
“Saya sangat memberikan apresiasi kepada PT PUMS yang telah peduli terhadap kesehatan karyawannya, karena bagaimanapun kesehatan itulah yang sangat penting,” jelasnya.
Dalam pemeriksaan tersebut, terdapat 84 karyawan yang melakukan pemeriksaan yaitu 77 orang karyawan laki-laki dan 8 orang karyawan perempuan. (glt).















Tinggalkan Balasan