MENGECEK – Aparat keamanan saat mengecek pesawat Asia One Air. (FOTO: IST/TIMEX)
>>> Penembakan Pesawat di Distrik Beoga <<<
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Hengky M. Tingal, Ketua Koordinator Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU Kabupaten Puncak mengatakan, akibat penembakan pada pesawat Asia One Air PK-LTF di Bandara Milawak, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak pada Jumat (16/2) lalu, mengakibatkan proses rekapitulasi Pemilu 2024 terhambat.

“Dengan adanya penembakan pesawat Asian One pada tanggal 16 Februari 2024 berdampak pada Pemilu tahun 2024, sehingga anggota KPUD Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu Kabupaten Puncak bersama badan ad hock 5 Distrik dan Logistik Pilpres dan Pileg serta anggota Bawaslu Kabupaten Puncak Divisi Pengawasan masih tersandera di Beoga, karena pesawat tidak bisa beroperasi di Beoga,” kata Hengky M. Tingal kepada Timika eXpress melalui sambungan seluler pada Minggu (18/2).
Dikatakan, pihak Polsek dan Koramil Distrik Beoga baru bisa memfasilitasi dan membuat pernyataan yang ditandatangani oleh ke 5 kepala distrik dan para tokoh masyarakat di 5 distrik tersebut untuk menjadi jaminan keamanan pada hari ini.
“Semoga bisa ada respon dari beberapa maskapai yang ada di Timika. Melihat jadwal tahapan rekapitulasi tingkat distrik 5 distrik ini sudah terlambat, kami bisa laporkan perolehan suara lebih khusus Pilpres, namun dibatasi dengan kendala jaringan internet, karena Kabupaten Puncak tidak menggunakan si rekap online maupun offline,” jelasnya.
Lanjutnya, untuk proses perhitungan suara telah selesai, namun rekapitulasi belum dilakukan karena terkendala pengangkutan. (acm)









Tinggalkan Balasan