AJAR – Anggota Polres Jayapura sedang mengajari mama-mama Papua mengenal huruf dan membaca dalam program baca tulis “gabus” (FOTO: ANTARA/TIMEX)
JAYAPURA,TIMIKAEXPRESS.id – Polres Jayapura, Papua, gencar melaksanakan Program Gerakan Baca Tulis atau Gabus guna meminimalisir kasus buta huruf di masyarakat.
“Memang anggota senantiasa mengajarkan baca tulis ke masyarakat, baik anak-anak hingga orang tua, dalam hal ini mama-mama Papua,” kata Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen kepada Antara, di Sentani, Kamis.
Ia mengatakan antusias mama-mama Papua yang ingin belajar agar bisa membaca dan menulis cukup tinggi, walaupun sebagian besar di antara mereka adalah pedagang.
Mereka, lanjutnya, senantiasa meluangkan waktu di sela-sela berjualan dan mengurus keluarga karena tahu pentingnya seseorang harus bisa menulis dan membaca.
Bahkan, kata dia, pada tahun 2022 ada 12 orang yang sebelumnya mengikuti Program Gerakan Baca Tulis mengikuti ujian Surat Keterangan Melek Aksara (SUKMA) yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura hingga mendapat surat keterangan melek huruf atau aksara.
Ia mengatakan saat pihaknya sedang mempersiapkan beberapa orang untuk mengikuti kegiatan serupa pada tahun 2024 mendatang.
Ketika ditanya tentang tempat belajar, Kapolres Jayapura mengaku mereka belajar di rumah warga memberi izin tempat tinggalnya digunakan atau di Rumah Gabus yang ada di polsek-polsek.
Tercatat ada 17 lokasi belajar baca tulis yang tersebar di seluruh wilayah Polres Jayapura dengan 143 orang yang diajar dan 54 pengajar.
“Mudah-mudahan melalui program ” gabus” dapat membantu memberantas buta aksara di Kabupaten Jayapura, ” harap Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus Maclarimboen. (ant)









Tinggalkan Balasan