FOTO BERSAMA – Elisabeth Walilo, siswi SMP Negeri 4 Mimika, foto bersama siswa lainnya usai mengikuti Sosialisasi Forum Anak Kabupaten Mimika. (FOTO:YUDITH/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Pengalaman pernah menjadi korban perundungan tidak membuat Elisabeth Walilo terpuruk.
Siswi SMP Negeri 4 Mimika itu justru menjadikan pengalaman tersebut sebagai motivasi untuk berkembang dan kini mengajak anak-anak seusianya berani menyuarakan apa yang mereka rasakan.
Pesan itu disampaikan Elisabeth usai mengikuti Sosialisasi Forum Anak Kabupaten Mimika yang diselenggarakan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika.
Menurut Elisabeth, kegiatan tersebut memberinya banyak pengetahuan tentang hak-hak anak, berbagai bentuk kekerasan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar, serta pentingnya Forum Anak sebagai wadah aman untuk menyampaikan aspirasi dan keluhan.
“Setelah ikut kegiatan ini, saya mendapat banyak pengalaman dan ilmu. Saya jadi tahu Forum Anak adalah tempat yang aman bagi anak-anak untuk berbicara dan menyampaikan pendapat,” ujarnya.
Elisabeth mengaku pernah mengalami perundungan verbal saat duduk di bangku kelas VII SMP. Saat itu, ia kerap diejek karena warna kulit dan dianggap kurang mampu dalam belajar.
Namun, perlakuan tersebut tidak membuatnya menyerah. Ia memilih menjadikan ejekan yang diterimanya sebagai penyemangat untuk lebih giat belajar dan mengembangkan diri.
“Dulu saya pernah dibully, diejek hitam dan bodoh. Tapi saya tidak menjadikannya sebagai sesuatu yang menjatuhkan. Saya justru termotivasi untuk membuktikan bahwa saya bisa berprestasi,” katanya.
Kini, Elisabeth aktif mengikuti berbagai kegiatan positif dan merasa lebih percaya diri. Ia juga bersyukur adanya lembaga dan program pemerintah yang memberikan perlindungan serta ruang bagi anak-anak untuk menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Melalui pengalaman pribadinya, Elisabeth mengajak anak-anak di Mimika agar tidak takut berbicara ketika mengalami masalah, termasuk perundungan.
“Pesan saya, beranilah berbicara. Jangan memendam masalah sendiri karena bisa menjadi lebih besar. Ceritakan apa yang kita alami kepada orang yang bisa membantu,” tegasnya.
Ia berharap semakin banyak anak yang memanfaatkan Forum Anak sebagai wadah untuk menyampaikan aspirasi, memperoleh dukungan, dan bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman serta ramah bagi anak. (*)















Tinggalkan Balasan