KETERANGAN – Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Alfred Papare saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait penegakan hukum konflik Kwamki Narama. (FOTO: GREN/TIMEX)

TIMIKA, timikaexpress.id — Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Alfred Papare menegaskan bahwa jajarannya akan melakukan penangkapan terhadap para panglima perang (Waemum) yang terlibat dalam konflik antarkelompok warga di Kwamki Narama.

Pernyataan tegas tersebut disampaikan Kapolda Papua Tengah kepada awak media usai menghadiri syukuran HUT ke-80 Korps Brimob Polri di Mako Brimob Yon B Pelopor Polda Papua Tengah, Mile 32, Distrik Kuala Kencana, Jumat (14/11).

“Kemarin saya sudah sampaikan kepada keluarga korban dan kepada kubu lainnya bahwa kami akan tetap bertindak tegas apabila tidak mengindahkan apa yang sudah kami peringatkan,” tegas Kapolda.

Ia menyebut, aparat keamanan siap menindak para kepala perang yang memicu konflik. Bahkan, langkah penegakan hukum dimulai hari ini.

“Hari ini mungkin ada Waimum yang kita tangkap. Langkah berikut, kita akan lakukan razia besar-besaran di Kwamki Narama,” ujarnya.

Kapolda juga mengungkapkan bahwa salah satu Waemum sempat menyampaikan keinginan bertemu untuk berkoordinasi.

Namun Kapolda menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.

“Kalau mau berhenti, mau damai, silakan bertemu. Tapi kalau hanya bicara tanpa komitmen, kita tetap akan panggil bahkan lakukan penangkapan,” pungkasnya. (via)