RAKOR MBG – Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, memimpin rapat koordinasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) Papua Tengah, OPD, dan instansi terkait di Ruang Rapat Puspem Mimika, Rabu (15/7/2026). (Foto: Istimewa)

MIMIKA, timikaexpress.id – Pengoperasian enam dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Mimika masih menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat.

Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan program.

Kesiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi Satgas MBG Kabupaten Mimika bersama BGN Papua Tengah, organisasi perangkat daerah (OPD), dan sejumlah instansi terkait di Ruang Rapat Pusat Pemerintahan (Puspem), Jalan Poros SP3, Rabu (15/7/2026).

Ketua Satgas MBG Kabupaten Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan seluruh tahapan persiapan harus tetap berjalan meskipun pemerintah pusat belum mengeluarkan keputusan resmi terkait pelaksanaan program.

“Walaupun masih menunggu hasil monitoring dan evaluasi serta keputusan dari pusat, seluruh persiapan harus tetap dilakukan. Dengan begitu, ketika program mulai dijalankan, Mimika sudah benar-benar siap,” ujarnya.

Menurut Emanuel, antusiasme masyarakat terhadap Program MBG terus meningkat.

Karena itu, ia berharap pelaksanaan program nantinya dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia juga meminta OPD yang selama ini telah menjalankan program penyediaan makanan bergizi, seperti Dinas Pendidikan dan OPD yang menangani layanan bagi ibu hamil, tetap melanjutkan kegiatannya dengan berkoordinasi bersama BGN.

“Program yang sudah berjalan tetap dilanjutkan agar kelompok sasaran yang belum terjangkau MBG tetap mendapatkan layanan,” katanya.

Sementara itu, Pendamping Kepala Regional BGN Papua Tengah, Suherman Bondar, menjelaskan operasional MBG sempat dihentikan sementara untuk efisiensi dan penyesuaian program sesuai Surat Edaran Kepala BGN.

Selanjutnya, melalui Nota Dinas tertanggal 13 Juli 2026, pelaksanaan kembali disesuaikan dengan kondisi di daerah.

Ia mengatakan, selama 13 hingga 20 Juli sekolah masih melaksanakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Karena itu, BGN Papua Tengah merencanakan peluncuran MBG secara serentak pada 20 Juli, bersamaan dengan dimulainya kegiatan belajar mengajar secara normal.

“Di Timika ada enam dapur yang sudah siap beroperasi. Namun pelaksanaannya tetap menunggu keputusan resmi dari pemerintah pusat, sementara dapur yang masih disuspend akan disesuaikan kembali,” ujarnya. (tim)