Termasuk Pengenalan Dunia Industri
FOTO BERSAMA – Sam Gobay, Kepala Sekolah SMK Harapan foto bersama para guru dan seluruh peserta MPLS pada Kamis (11/7). (FOTO: IST/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Berbagai inovasi serta upaya dilaksanakan di semua jenjang pendidikan lewat Masa Pengenalan Linkgungan Sekolah (MPLS).
Seperti halnya pelaksanaan MPLS terhadap peserta didik baru di SMK Harapan, sebanyak 240 siswa-siswi baru diedukasi soal bahaya narkoba yang dibawakan oleh pihak Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Mimika, serta narasumber dari United Tractor (UT) dan Telkomsel, menyampaikan seputar pengenalan dunia industri.
Pelaksanaan MPLS selama dua hari dimulai sejak Jumat (12/7) hingga Sabtu hari ini.
Sam Gobay, Kepala Sekolah (Kepsek) SMK Harapan, menyebut MPLS ini merupakan agenda rutin tahunan.
“Kita datangkan narasumber dari BNNK Mimika untuk edukasi siswa-siswi baru tentang bahaya Narkoba. Kami guru-guru juga diedukasi bagaiman cara melihat ciri-ciri siswa tersangkut penyalahgunaan narkoba,” ujar Sam Gobay kepada Timika eXpress, Jumat (12/7).
Ia mengungkapkan, salah satu program sekolah ke depan adalah menjalin kerja sama dengan perusahaan-perusahaan untuk menampung para siswa yang sudah tamat, ini untuk meminimalisir pengangguran.
Sementara itu, Febrianto Padatuan selaku Ketua Panitia MPLS, menerangkan, materi yang dibawakan narasumber dari perusahaan ini bertujuan melatih siswa, terutama mengenal dunia industri.
“Materinya lebih mengarah ke kepentingan di dunia SMK. Mereka dilatih dan dibina untuk siap bekerja nanti, mulai kedisplinan dalam bekerja, juga lingkungan dan dunia industri,” ujarnya.
Adapun selama MPLS, siswa didik baru juga dilatih baris-berbaris termasuk pendidikan moral di lingkungan sekolah dan masyarakat.
“Kami didik karakter dan moral mereka supaya bisa bersosialisasi, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sehingga menjadi siswa teladan dan patuh,” pungkasnya. (acm)















Tinggalkan Balasan