BANK SAMPAH – Pengurus Masjid Agung Babussalam mengelola sampah secara mandiri melalui program bank sampah sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Mimika. (FOTO:YUDITH/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id – Masjid Agung Babussalam di Kabupaten Mimika tidak hanya menjadi pusat kegiatan ibadah, tetapi juga aktif menjaga kebersihan lingkungan melalui program bank sampah yang dikelola secara mandiri oleh pengurus masjid.
Program tersebut difokuskan pada pengumpulan sampah yang berasal dari lingkungan sekitar masjid. Sampah kemudian dipilah sebelum diserahkan kepada pengelola bank sampah yang beroperasi di kawasan Jayanti.
Ketua Pemuda Masjid Agung Babussalam, Dahlan, mengatakan pengambilan sampah dilakukan secara berkala dengan menyesuaikan jumlah sampah yang terkumpul.
“Sampah-sampah yang kami kumpulkan dari sekitaran masjid sini saja, kemudian kami hubungi pengelola yang ada di Jayanti, mereka datang ambil,” ujarnya.
Menurut Dahlan, proses pengumpulan dilakukan setiap dua hingga tiga minggu sekali atau sekitar satu bulan sekali, tergantung volume sampah yang tersedia.
Ia menjelaskan, kerja sama dengan pengelola bank sampah menggunakan sistem jual beli.
Namun dalam beberapa kesempatan, pengurus masjid juga menyerahkan sampah tersebut secara sukarela tanpa mengambil keuntungan.
“Sistemnya jual, cuma kadang kami memberikan secara ikhlas,” katanya.
Program bank sampah tersebut menjadi bagian dari upaya pengurus masjid menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengedukasi masyarakat tentang pentingnya pengelolaan sampah yang baik.
Selain menciptakan lingkungan masjid yang bersih dan nyaman, kegiatan itu juga diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan sekitar.
Langkah yang dilakukan Masjid Agung Babussalam menjadi contoh bahwa tempat ibadah tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga dapat berperan aktif membangun budaya hidup bersih dan ramah lingkungan di tengah masyarakat. (*)
Penulis: Yudith Sanggu
Editor: Maurits SDP















Tinggalkan Balasan