DIDAMPINGI – Alexsandro Pakairuru, selaku kader malaria didampingi Lusiana, Bidan Pustu Aikawapuka. (FOTO: ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Puskesmas Atuka melalui Pustu Aikawapuka sejak Agustus hingga September ini paling banyak menangani kasus malaria. Pasalnya, dari 10 besar penyakit, malaria menjadi urutan pertama.
Alexsandro Pakairuru, kader malaria Pustu Aikawapuka saat dihubungi Timika eXpress melalui telepon, Selasa (16/9) mengatakan, pasca surut air dan memasuki musim panas paling banyak ditemukan kasus malaria.
“Paling banyak kasus malaria, apalagi pasca cura hujan yang surut,” jelasnya.
Alexsandro mengatakan, biasanya dalam sehari dapat menangani pasien sebanyak 10-20 orang diantaranya ada yang hanya gejala saja dan ada yang memang menderita penyakit malaria.
Untuk obat-obatan, Pustu selalu menyetok jadi jika sudah habis maka akan diinformasikan ke Puskesmas Atuka untuk dikirimkan.
“Jadi kalau persediaan obat kosong, kami langsung pengadaan,” jelasnya.
Dijelaskan, umumnya, saat air sudah surut seperti saat ini kasus malaria paling banyak ditemukan. Kadang hanya karena gejalanya saja. Pihaknya juga terus melakukan pendampingan minum obat malaria kepada pasien untuk mencegah kambuh lagi.
Ditambahkan, untuk pelayanan dilakukan setiap hari Senin hingga Sabtu pukul 08.01 WIT siang. (kay)









Tinggalkan Balasan