Onna Bunga (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mapurujaya yang terletak di Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah pada bulan November 2024 menangani 486 kasus malaria.
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga kepada Timika eXpress di Jalan Budi Utomo pada Senin (9/12) mengatakan, kasus malaria di Mimika Timur tergolong meningkat.
“Jadi, kasus Malaria di Mimika Timur itu masih tergolong tinggi, karena berdasarkan data 10 besar penyakit pada bulan November 2024 kemarin, kasus Malaria masih mencapai 486 kasus,” jelasnya.
OnnaBungamenyebutkan, selainkasusmalaria, adajugakasusInfeksiSaluranPernapasanAtas (ISPA)sebanyak 342 kasus.
Kemudian penyakit Common Cold ada 63 kasus, Myalgia 83, Vulnus 49, Dyspepsia 45, Diare 40, Abses 36, HIV-AIDS 25, dan TineaCorporisada 22 kasus.
Onna Bunga mengungkapkan, semenjak adanya tim Tempo Kasi tuntas, pihaknya melakukan pemeriksaan setiap hari di setiap kampung dan kelurahan serta setiap pelabuhan yang ada di wilayah kerjanya.
“Jadi, 486 kasus malaria itu, bukan data ril dari Puskesmas Mapurujaya. Tapi, malaria itu meningkat saat kami turun melakukan pemeriksaan saat penumpang masuk ataupun keluar di Pelabuhan Poumako,” ujarnya.
Onna pun menuturkan bahwa temuan malaria banyak di lapanganya itu malaria tanpa gejala.
Guna menekan kasus malaria di wilayah Distrik Mimika Timur, para tenaga medis di PKM Mapurujaya secara intens turun ke lima kampung dan satu kelurahan guna memberikan penyuluhan dan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat baik itu di Kampung Mware, Kaugapu, Hiripau, Poumako, Tipuka serta Kelurahan Wania untuk lebih meningkatkan pola hidup bersih dan sehat supaya terhindar dari kasus malaria dan sembilan jenis penyakit lainnya. (via)









Tinggalkan Balasan