Narasumber Litbang Kompas, Dimas Okto Danamasi. (FOTO: YUDIT/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Litbang Kompas bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Mimika melakukan pengukuran kinerja pemerintahan daerah berbasis persepsi masyarakat.

Riset ini difokuskan pada evaluasi program prioritas Bupati Mimika yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).

Narasumber Litbang Kompas, Dimas Okto Danamasi, mengatakan pengukuran tersebut bertujuan mengetahui sejauh mana program prioritas pemerintah daerah dirasakan dan dinilai masyarakat.

“Pengukuran kinerja ini bertujuan mengevaluasi program-program prioritas Bupati yang tertuang dalam RPJMD dan disusun bersama BRIDA Kabupaten Mimika,” ujar Dimas.

Ia menjelaskan, riset tersebut menggunakan enam indikator utama, yakni politik dan keamanan, ekonomi, kesejahteraan sosial, demokrasi masyarakat, infrastruktur, serta pelayanan publik.

“Kami menggunakan enam indikator utama: politik dan keamanan, ekonomi, kesejahteraan sosial, demokrasi masyarakat, infrastruktur, serta pelayanan publik,” jelasnya.

Dalam pelaksanaannya, tim awalnya merencanakan pengumpulan data secara langsung di wilayah pegunungan dan pesisir.

Namun, dengan mempertimbangkan faktor keamanan, pendekatan tersebut disesuaikan.

Para tetua adat dan kepala distrik diundang ke Timika untuk menyampaikan pandangan dan kondisi wilayah masing-masing.

Tim juga menemui warga yang berada di Timika akibat dampak konflik guna mendengar secara langsung pengalaman, kondisi, serta persepsi mereka terhadap penyelenggaraan pemerintahan di Mimika.

“Awalnya direncanakan tur ke pegunungan dan pesisir, namun karena pertimbangan keamanan kami mengundang tokoh adat dan kepala distrik ke kota, serta mendengar langsung warga yang berada di kota akibat konflik,” lanjut Dimas.

Diskusi kelompok melibatkan sejumlah unsur masyarakat, yakni tokoh adat dan tokoh masyarakat, kelompok perempuan termasuk mama-mama dan peserta posyandu, pemuda yang tergabung dalam organisasi, serta kalangan akademisi dan organisasi nonpemerintah atau NGO.

Keterlibatan berbagai kelompok tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih luas mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat di Mimika.

Dimas mengatakan, hasil riset nantinya akan dituangkan dalam tiga dokumen utama, yakni policy paper yang memuat hasil penelitian, naskah akademik sebagai bahan bagi Bupati dalam menyusun strategi pembangunan, serta policy brief yang akan didorong bersama BRIDA untuk diterjemahkan ke dalam program pemerintah daerah.

“Hasil riset akan menghasilkan policy paper, naskah akademik untuk menyusun ulang strategi pembangunan, serta policy brief yang akan didorong bersama BRIDA untuk diimplementasikan ke program pemerintah,” pungkasnya.

Melalui riset ini, Litbang Kompas dan BRIDA diharapkan dapat menyediakan gambaran mengenai persepsi masyarakat terhadap kinerja pemerintahan Kabupaten Mimika.

Hasilnya juga diharapkan menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan kebijakan dan strategi pembangunan yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk di wilayah pegunungan dan pesisir. (*)

Penulis: Yudit Sanggu
Editor: Maurits SDP