Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau. (FOTO:SELVY/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Tenaga kesehatan (nakes) yang sebelumnya ditarik sementara akibat konflik antara warga Kampung Fanamo dan Kampung Omawita, Distrik Mimika Timur Jauh, Kabupaten Mimika, kini telah kembali bertugas untuk melayani masyarakat.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Marselino Mameyau, mengatakan pengembalian tenaga kesehatan dilakukan setelah kedua kepala kampung membuat kesepakatan di hadapan kepolisian pada Sabtu lalu.
“Sudah dikembalikan,” kata Marselino saat dikonfirmasi.
Ia menjelaskan, kedua kepala kampung telah membuat kesepakatan agar konflik serupa tidak kembali terjadi.
Apabila konflik kembali terulang, Dinas Kesehatan akan menarik tenaga kesehatan dari lokasi hingga situasi dinilai aman.
“Perjanjian tidak boleh terulang lagi. Kalau terulang berarti tenaga kita tarik,” ujarnya.
Sebelumnya, penarikan tenaga kesehatan dilakukan sebagai langkah untuk menjaga keselamatan petugas di tengah konflik yang melibatkan warga kedua kampung.
Penarikan tersebut sempat berdampak pada pelayanan kesehatan bagi masyarakat setempat.
Dengan kembalinya tenaga kesehatan ke Kampung Fanamo dan Omawita, pelayanan kesehatan diharapkan dapat berjalan kembali sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan sesuai kebutuhan.









Tinggalkan Balasan