Jenazah korban pembunuhan KKB Tambrauw tiba di RSUD Sele Be Solu Sorong disambut tangis keluarga. (FOTO: ISTIMEWA)
SORONG, timikaexpress.id – Dua jenazah tenaga medis yang menjadi korban pembunuhan oleh kelompok bersenjata di Kabupaten Tambrauw, Papua Barat Daya, tiba di kamar jenazah RSUD Sele Be Solu, Kota Sorong, Senin malam.
Kedatangan jenazah disambut tangis keluarga yang telah menunggu sejak sore hari di rumah sakit.
Kedua korban diketahui bernama Yermia Lobo dan Yohanes Edwintus Bido, tenaga medis yang bertugas di puskesmas wilayah Distrik Bamusbama, Kabupaten Tambrauw.
Sebelumnya, jenazah kedua korban dievakuasi dari lokasi kejadian di Kampung Jokbu oleh tim gabungan TNI dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, kemudian dibawa ke Sorong dengan pengawalan ketat aparat keamanan.
Informasi yang dihimpun menyebutkan insiden terjadi ketika empat tenaga kesehatan melakukan perjalanan dari wilayah tugas menuju Kota Sorong.
Dalam perjalanan tersebut rombongan mereka diduga diserang oleh kelompok bersenjata.
Dua orang berhasil selamat dari serangan tersebut, sementara Yermia Lobo dan Yohanes Edwintus Bido dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian.
Paman korban Yermia Lobo, Markus Sampebade, menyampaikan duka mendalam sekaligus membantah informasi yang menyebut kedua korban sebagai aparat keamanan.
“Kami sangat berduka atas peristiwa ini. Anak kami Yermia Lobo dan Yohanes Edwintus Bido adalah tenaga medis yang bertugas di puskesmas di Tambrauw. Jadi tidak benar jika disebut sebagai aparat,” ujarnya.
Keluarga juga meminta pemerintah dan aparat keamanan meningkatkan perlindungan bagi warga sipil di wilayah Tambrauw yang dalam beberapa waktu terakhir dilaporkan mengalami sejumlah insiden kekerasan.
Setelah proses visum dilakukan di RSUD Sele Be Solu, keluarga berencana memakamkan korban Yermia Lobo di Kota Sorong sesuai kesepakatan keluarga.
Peristiwa ini kembali menyoroti kondisi keamanan di Kabupaten Tambrauw setelah dalam sepekan terakhir terjadi dua insiden kekerasan yang menewaskan warga sipil di wilayah tersebut. (*)















Tinggalkan Balasan