ILUSTRASI – Bundaran Petrosea di Jalan Cenderawasih Timika (FOTO: INDRI/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Herman Gafur, Anggota DPRD Kabupaten Mimika mengharapkan agar Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Mimika dan Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) bisa saling berkoordinasi dalam menentukan jalur pengendara, sehingga tidak terjadi miss komunikasi.
Hal ini dikatakan Herman, dikarenakan ia melihat adanya miss komunikasi, contohnya saat penetapan jalan dua arah di Jalan Budi Utomo, selain itu juga, Jalan Cenderawasi yang salah satu tikungan kapsulnya sudah ditutup, alhasil pengendara bila akan memutar balik arah harus kembali di bundaran depan Petrosea.
“Terlalu jauh, kalau dari Jalan Cenderawasi, pengendara harus memutar arah, dari depan traffic light depan Diana Store, harus memutar arah melalui bundaran Petrosea,” ujar Herman di kantor DPRD Mimika, Rabu (8/1/2025).
Padahal seharusnya bisa dibongkar beberapa ruas media jalan untuk pengendara, artinya kebijakan yang diambil oleh instanasi jangan sampai memberikan dampak yang menyulitkan masyarakat, apalagi jalan tersebut jarang terjadi kemacematan.
“Itulah mengapa, saya harapkan agar kedua instasi (Dishub dan Satlantas) bisa saling berkoordinasi, apa saja, yang menyangkut dengan mobilisasi jalan masyarakat,” pungkasnya. (eno)








Tinggalkan Balasan