DISKUSI-Terlihat Johannes Rettob Plt Bupati Mimika saat berdiskusi bersama Plt Sekda Mimika Ida Wahyuni. (FOTO: INDRI/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Johannes Rettob, Plt Bupati Mimika meminta agar semua Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berkiprah di Kabupaten Mimika, dapat berkontribusi dalam penanganan stunting.
Jhon Rettob, saat membuka salah satu kegiatan di Hotel Horison Ultima, Jumat (21/6/2024) menekankan, semua BUMN, harus bisa berkontribusi bagi daerah ini, untuk ikut berpartisipasi dalam penanganan stunting, melalui dana CSR.
Sebab, stunting bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait saja, tetapi juga menjadi tanggung jawab semua kalangan.
Menurut Johannes, saat ini angka stunting secara nasional sebesar 21,5 persen, namun realisasi penanganan stunting hanya berskisar 0,1 persen, angka yang sangat minim. Dengan demikian, semua unsur baik OPD terkait, BUMN perlu kolaborasi .
“Tentu realisasi penanganan stunting sangat minim sekali, diluar dari ekspektasi, ini membuat Presiden RI bersedih. Untuk itu kedepan anggaran Pemerintah Kabupaten Mimika harus lebih diprioritaskan untuk penanganan stunting, pesannya.
Lanjut Johannes, penurunan angka stunting Kabupaten Mimika sebesar 14 persen, untuk itu iapun berpesan kepada seluruh pemerintah kampung agar bisa menggelar aksi komrehensif dengan mendekati sasaran prioritas terlebih kepada 58 kampung.
“Pemerintah kampung harus memprioritaskan pendanaan dalam penanganan stunting, dan kampung juga harus bisa konfrehensif dalam perencanaan penurunan stunting terintegrasi,” pungkasnya.(ela)















Tinggalkan Balasan