Reynold Ubra (FOTO: ELISA/TIMEX)

TIMIKAEXPRESS.id – Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika akan mempercepat pelaksanaan (fast track) Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) Tahun 2024 bersamaan dengan pelaksanaan imunisasi polio tahap III.

Reynold Ubra, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika kepada Timika eXpress pekan lalu, mengatakan BIAS dan imunisasi polio tahap tiga akan dipercepat dan mulai dilaksanakan pekan depan, tepatnya Senin, 5 Agustus 2024.

“Intinya, dua kegiatan ini serentak dan terintegrasi melalui fast track polio tahap tiga dan imunisasi dasar lengkap,” jelasnya.

Adapun pelaksanaannya nanti akan melibatkan para kepala kampung, kepala kelurahan serta kepala distrik agar dapat memfasilitasi petugas saat melakukan imunisasi.

Dukungan itu juga diharapkan dari sekolah -sekolah agar pelaksanaan ini dapat berjalan lancar dan sesuai target ang ditetapkan.

“Tentunya sasaran ini pada anak usia batas 12 tahun, dan yang rutin menyasar anak-anak Sekolah Dasar (SD) kelas 1,2,5 dan 6,” ujarnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan BIAS dan imunisasi tahap ketiga ini dilakukan dengan perubahan rencana.

Kalau sebelumnya program dilaksanakan dengan kebijakan top down, kali ini melalui kolaborasi konsep, yakni  dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas.

Reynold berharap kegiatan rutin ini dapat difasilitasi oleh semua pihak dan bekerjasama supaya dalam pelaksanaan tidak tumpang tindih,” tandasnya.

Farida SE (FOTO: ELISA/TIMEX)

Sementara Farida SE, Kepada Kelurahan Otomoa kepada Timika eXpress, Jumat (2/8/2024) mengatakan, pihaknya siap mendukung dengan menyiapkan dan menginformasikan kepada setiap RT agar memfasilitasi petugas kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi terhadap anak-anak.

Agar percepatan pemberian tetes polio untuk mencegah anak-anak terkena polio, tentu sangat diharapkan dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat, karena petugas akan door to door atau dari rumah ke rumah.

“Selama ini masyarakat sangat senang karena pemberian tetes polio ini membantu tubuh kembang anak, juga mendukung program kesehatan dari pemerintah,” ujarnya. (kay)