MELANTIK: Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian (kiri) saat melantik Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM (kannan) sebagai Penjabat Gubernur Papua periode 2023-2024 di Sasana Bhakti Praja, Kantor Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta, Selasa (5/9) (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)

TIMIKA,TIMIKAEXPRESS.id – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian, Selasa (5/9) waktu Jakarta, resmi melantik sembilan penjabat (Pj) gubernur.

Prosesi pelantikan bertempat di Sasana Bhakti Praja, kantor Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta.

Sembilan Pj gubernur tersebut masing-masing akan bertugas memimpin Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bali, Papua, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Hadir pada pelantikan, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Yasonna Hamonangan Laoly dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Abdullah Azwar Anas serta para tamu undangan.

Sebelum pelantikan, didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kemudian, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan Presiden (Keppres) tentang Pemberhentian dengan Hormat Terhadap Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Bali, Papua, NTT, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.

Kesembilan penjabat gubernur kemudian maju ke depan di aula pelantikan. Mendagri Tito Karnavian lalu membimbing pengucapan sumpah jabatan yang diikuti sembilan penjabat gubernur itu.

“Demi Allah saya bersumpah, akan memenuhi kewajiban saya sebagai penjabat gubernur dengan sebaik-baiknya, dan seadil-adilnya, memegang teguh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945 dan menjalankan segala Undang-Undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat negara dan bangsa,” ujar para penjabat gubernur terlantik secara bersama-sama.

Sembilan penjabat gubernur yang dilantik berdasarkan keputuskan Presiden Joko Widodo adalah Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Penjabat Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana, Penjabat Gubernur Sumatera Utara Hassanudin, dan Penjabat Gubernur Bali Sang Made Mahendra Jaya.

Kemudian Penjabat Gubernur Papua Muhammad Ridwan Rumasukun, Penjabat Gubernur NTT Ayodhia Kalake, Penjabat Gubernur Kalimantan Barat Harrison Azroi, Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Andap Budhi, dan Penjabat Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

Untuk diketahui, dikalangan pemerintah, birokrasi, dan masyarakat Papua, nama Dr. Muhammad Ridwan Rumasukun, SE, MM, tentu tidak asing lagi.

Rumasukun adalah birokrat senior yang nyaris seluruh waktunya didedikasikan dalam pelayanan kemasyarakatan dan pembangunan di lingkup birokrasi di tanah Papua, bumi Cenderawasih.

Ia lahir di Jakarta, 14 Oktober 1964. Ia masuk SD Negeri Sorong, Provinsi Papua Barat Daya dan selesai tahun 1976. Rumasukun kemudian masuk SMP Negeri II Sorong dan tamat tahun 1981 lalu merampungkan studinya di SMA Negeri 413 Sorong tahun 1984.

Rumasukun merampungkan studi Strata 1 (S1) pada Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) STIE Ottow & Geissler Jayapura tahun 1994. Kemudian merampungkan studi magister (S2) di Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Sulawesi Selatan tahun 2002.

Rumasukun kemudian merampungkan studi doktoral (S3) di Universitas Brawijaya, Malang tahun 2013.

Pengabdian Rumasukun sebagai seorang aparatur sipil negara (ASN) di lingkup birokrasi di Papua dengan penugasan dalam jabatan tertentu, terbilang panjang.

Kurun waktu tahun 1990 hingga 2001, ia pernah ditugaskan sebagai Kasubag Tata Usaha RS Jiwa Abepura, Kasubag Administrasi Bawasda Provinsi Irian Jaya, dan Kasubag Bidang Kesehatan dan Kependudukan Bawasda Irian Jaya.

Setelah itu, kurun waktu 1990 hingga 2021 sejumlah pos penting diemban Rumasukun.

Ia misalnya menjabat Kepala Dinas PPKD Kabupaten Puncak Jaya, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Provinsi Papua, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (PKAD) Papua, Asisten Bidang Umum Setda Papua, dan Sekda Papua sejak 2001. (tim)