INOVASI PELAYANAN — drg. Tigi Risnawati Sirait dan Hartati Riani Sigalingging menjelaskan terkait pengembangan inovasi pelayanan RSUD Mimika. (FOTO: SELVY/TIMEX)
MIMIKA, timikaexpress.id — Bagi pasien yang harus menjalani cuci darah secara rutin, persoalan transportasi bisa menjadi kendala tersendiri.
Untuk membantu mengatasi hal tersebut, RSUD Kabupaten Mimika menyediakan layanan antar-jemput bagi pasien hemodialisis.
Ketua Tim Zona Integritas RSUD Mimika, drg. Tigi Risnawati Sirait, M.Kes, mengatakan layanan tersebut merupakan salah satu inovasi yang dikembangkan rumah sakit untuk memudahkan pasien mendapatkan pelayanan sesuai jadwal.
Sebelumnya, sebagian pasien mengalami kendala transportasi dan kondisi ekonomi sehingga berpengaruh terhadap kepatuhan menjalani terapi.
Dengan adanya layanan antar-jemput, pasien dapat dijemput dari rumah dan diantar kembali setelah menjalani pengobatan.
“Setelah disediakan layanan antar-jemput, pasien jadi lebih patuh untuk berobat karena dijemput dan diantar kembali,” kata Tigi, Senin (14/9/2026).
Menurut dia, peningkatan kepatuhan tersebut membantu pasien menjalani terapi sesuai jadwal dan melakukan kontrol secara lebih teratur.
Kondisi itu juga mendukung pencapaian indikator pelayanan di ruang hemodialisis.
Selain layanan antar-jemput pasien cuci darah, RSUD Mimika mengembangkan layanan Sa Antar Ko, yakni pengantaran pasien pulang yang bekerja sama dengan Maxim.
Rumah sakit juga terus mengembangkan SiPoli, fasilitas pendaftaran pasien secara online.
Melalui layanan ini, pasien dapat melakukan pendaftaran dari rumah sebelum datang ke rumah sakit.
Sekretaris Tim Zona Integritas RSUD Mimika, Hartati Riani Sigalingging, S.Kep., Ns., MKM, mengatakan pihaknya terus mempromosikan fitur pendaftaran online SiPoli melalui media sosial agar semakin banyak masyarakat memanfaatkannya.
“Kita terus kembangkan SiPoli, Sa Antar Ko, antar-jemput pasien cuci darah, serta inovasi baru digitalisasi perencanaan sarana dan prasarana,” ujar Tigi.
Pengembangan inovasi juga menyasar sistem internal rumah sakit. RSUD Mimika tengah menyiapkan sistem pengadaan barang dan obat secara digital yang sebelumnya masih dilakukan secara manual.
Menurut Tigi, digitalisasi tersebut diharapkan mendukung kelancaran proses perencanaan dan pengadaan sehingga pelayanan kepada pasien dapat berjalan lebih optimal.
Berbagai inovasi tersebut menjadi bagian dari upaya RSUD Mimika menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, teratur, dan menyesuaikan kebutuhan masyarakat. (cr-72)







Tinggalkan Balasan