PEMERIKSAAN — Personel Polsek Miru memeriksa rumah almarhum Eduard Edison, mantan Kabag Ren Polres Deiyai, di kawasan Irigasi, Jalan Katulistiwa, Timika, Minggu (14/9/2026). (FOTO: IST/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id — Keluarga almarhum Eduard Edison, mantan Kabag Ren Polres Deiyai, dikejutkan dengan kondisi rumah mereka di kawasan Irigasi, Jalan Katulistiwa, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang diduga dibobol pencuri, pada Minggu (13/9/2026) siang.

Sejumlah barang milik keluarga dilaporkan hilang, di antaranya kamera Canon dan sebuah tas sekolah.

Sementara televisi yang diduga hendak dibawa pelaku masih ditemukan di dalam rumah, tetapi telah berpindah dari tempat semula.

Anak pertama almarhum Eduard Edison, Ita Eduard, mengatakan kejadian tersebut diketahui setelah dirinya bersama dua adiknya, Gabriel dan Gloria, serta anaknya, Fabio, pulang dari menghadiri arisan keluarga sekitar pukul 15.00 WIT.

Sebelum meninggalkan rumah sekitar pukul 12.00 WIT, Ita bersama keluarganya berangkat menuju lokasi arisan.

Sementara suaminya, Virgilio, meninggalkan rumah sekitar pukul 13.00 WIT.

Ita mengatakan, sebelum keluar rumah, suaminya sempat meletakkan kunci rumah di rak sepatu.

Setelah pulang dari arisan, Ita bersama kedua adiknya dan anaknya sempat membeli sejumlah kebutuhan sebelum kembali ke rumah.

Sesampainya di rumah, mereka mendapati sebuah bor yang sebelumnya berada di dalam rumah telah berpindah ke luar, tepatnya di sekitar tempat cuci piring.

“Awalnya kondisi tersebut tidak dicurigai. Kita kira ada anggota keluarga yang sempat masuk ke rumah. Namun, setelah menghubungi suaminya dan memeriksa bagian dalam rumah, kami mulai menemukan sejumlah kejanggalan,” ujar Ita, Senin (14/9/2026).

Kecurigaan semakin kuat setelah keluarga menemukan televisi yang sebelumnya berada di tempatnya telah berpindah ke bagian bawah.

Pintu salah satu kamar yang sebelumnya terkunci juga ditemukan terbuka dan mengalami kerusakan.

Pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan sejumlah kamar dalam kondisi berantakan. Jendela bagian belakang rumah juga ditemukan terbuka dan mengalami kerusakan.

Keluarga menduga pelaku masuk melalui bagian belakang rumah.

Namun, kepastian mengenai akses masuk maupun waktu kejadian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Saat keluarga hendak keluar dari rumah, Gabriel mengaku sempat melihat bayangan seseorang.

Keluarga bersama warga kemudian memeriksa bagian belakang rumah dan area rerumputan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak ada orang di sekitar rumah.

Dari pemeriksaan tersebut, keluarga memastikan sejumlah barang telah hilang, termasuk kamera Canon dan tas sekolah.

Beberapa barang lainnya juga ditemukan telah berpindah dari tempat semula.

Keluarga memperkirakan aksi pembobolan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT.

Namun, waktu pasti kejadian dan identitas pelaku belum diketahui.

Peristiwa itu kemudian dilaporkan kepada kepolisian.

Personel Polsek Miru juga melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian untuk mengumpulkan informasi dan mencari kemungkinan jejak pelaku.

“Kami berharap kepolisian segera melakukan penyelidikan di lokasi kejadian, termasuk memeriksa jejak dan kemungkinan akses masuk pelaku, guna mengungkap pelaku serta menelusuri keberadaan barang-barang yang hilang,” pungkas Ita. (via)