Brigjen Pol. Jermias Rontini (FOTO: GREN/TIMEX)

MIMIKA, timikaexpress.id – Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol. Jermias Rontini, S.I.K., M.Si., mengungkapkan terdapat 10 kejahatan prioritas yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Mimika.

Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Tengah usai melakukan tatap muka bersama personel Polres Mimika di Aula Polres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Selasa (19/5/2026).

Menurut Kapolda, tindak pidana di wilayah Mimika masih didominasi kasus-kasus kriminal seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan sejumlah tindak kejahatan lainnya yang terus menjadi perhatian kepolisian.

“Polres Mimika dari tahun ke tahun masih diwarnai berbagai tindak pidana seperti curanmor dan tindak kejahatan lainnya. Jadi, ada 10 kejahatan prioritas yang sering terjadi di wilayah hukum Polres Mimika,” ujarnya.

Kapolda menegaskan bahwa upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tidak dapat dilakukan aparat kepolisian sendiri.

Karena itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mendukung Polres Mimika dalam meminimalisir berbagai tindak kejahatan.

“Kalau kita tidak saling mendukung, tentu kita tidak mungkin bisa menjaga situasi Kamtibmas tetap aman dan kondusif,” katanya.

Ia menjelaskan, pihak kepolisian bersama jajaran Polres Mimika akan terus melakukan evaluasi dan mencari langkah-langkah strategis guna menekan angka kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Mimika.

“Kejahatan mungkin tidak bisa dihilangkan sepenuhnya, tetapi setidaknya bisa diminimalisir. Jangan sampai dalam satu hari terjadi rentetan tindak kejahatan dalam waktu dan kesempatan yang sama. Itu yang terus kami upayakan dan diskusikan ke depan,” jelasnya.

Selain itu, Kapolda Papua Tengah juga memberikan dukungan penuh kepada Kapolres Mimika beserta jajaran untuk terus bekerja maksimal dalam mengungkap dan menindak berbagai kasus kejahatan yang terjadi di wilayah Mimika.

“Mari kita bekerja dengan niat yang baik. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan untuk masyarakat mendapat dukungan dan doa dari semua pihak,” pungkasnya. (via)