LATIHAN – Anak-anak saat diajarkan cara memadamkan api dengan air di halaman Pos Damkar Jalan Poros SP 2 –SP 5 pada, Rabu (11/9). (FOTO: ELISA/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sebanyak 60 murid TK Muslimat NU Nabawi III, mengikuti pelatihan pemadaman api saat kunjungan ke Pos Damkar di Jalan Poros SP 2-SP 5 pada, Rabu (11/9).
Kegiatan ini untuk membentuk kesadaran sejak dini pada anak-anak mengenai pentingnya keselamatan dan pencegahan bahaya kebakaran.
Selain itu, pelatihan tersebut juga penting dalam memberikan pemahaman kepada anak-anak mengenai fungsi air dan api dalam konteks keselamatan.
Jhon Oktovianus Nuboba, petugas pemadam kebakaran mengatakan bahwa materi yang diajarkan hari ini tentang pengenalan tugas pemadam kebakaran.
Kemudian jumlah pos pemadam kebakaran di Mimika, jumlah peralatan dan perlengkapan menunjang saat terjadi kebakaran serta mobil Damkar untuk pemadaman api.
“Kami berterimakasih, kepada pihak sekolah yang telah membawa anak-anak generasi muda ini ke pos Damkar dan bisa berkunjung ke sini,” ucapnya.
“Semoga materi yang disampaikan tadi dapat dimengerti oleh anak guna mengetahui cara menyelamatkan dari,” katanya.
Sementara itu Mozes Yarangga, Kepala BPBD Kabupaten Mimika mengatakan, materi yang diberikan untuk mengedukasi anak-anak di luar sekolah.
“Jadi sebelumnya pihak sekolah telah memberikan surat pemberitahuan untuk dapat berkunjung di pos Damkar guna mengikuti pelatihan secara langsung,” ucapnya.
Anak-anak dikenalkan perlengkapan dan peralatan serta kendaraan yang ada di Bidang Damkar, sehingga dapat memberikan pemahaman kepada anak-anak lebih dini.
“Mudah-mudahan dengan edukasi ini, apa yang disampaikan dapat bermanfaat,” ucapnya.
Sementara itu Susila, selaku Guru Sekolah TK Muslimat NU Nabawi III mengatakan, kegiatan ini merupakan puncak tema pekerjaan Damkar yang sudah diajarkan secara teori di sekolah dan saat ini praktek langsung lapangan.
Tujuannya agar ilmu yang didapat bisa diserap dengan baik oleh anak-anak ini agar memotivasi anak-anak.
“Anak-anak juga diajarkan memadamkan api, dan bagaimana cara menyelamatkan kobaran jadi anak-anak langsung belajar dari pakarnya,” ucapnya.
Tentunya dengan kegiatan ini anak sangat antusias dan meningkatkan memori anak yang berguna dikemudian hari dapat membantu jika terjadi kebakaran.
“Kami sangat berterimakasih atas partisipasi dari para petugas Damkar yang sangat luar biasa dan semoga bisa dikenal dan ini merupakan pekerjaan yang mulia,” pungkasnya. (kay)









Tinggalkan Balasan