Onna Bunga (FOTO: GREN/TIMEX)
TIMIKAEXPRESS.id – Sepanjang Agustus 2024, Puskesmas Mapurujaya yang terletak di Kelurahan Wania, Distrik Mimika Timur, Mimika-Papua Tengah menangani 359 kasus Malaria.
Kepala Puskesmas Mapurujaya, Onna Bunga kepada Timika eXpress di Jalan Cenderawasih pada Kamis (5/9) mengatakan bahwa kasus malaria di Mimika Timur masih tergolong meningkat.
“Kasus Malaria di Mimika Timur pada bulan Agustus kemarin itu masih lumayan banyak, karena berdasarkan data 10 besar penyakit pada bulan Agustus itu, malaria ada 359 kasus. Ini sudah mulai menurun, karena bulan Juli 2024 itu malaria meningkat yaitu 411 kasus,” jelasnya.
Onna menyebutkan bahwa selain kasus Malaria, kasus Ispa juga mengalami penurunan yaitu bulan Agustus ada 270 kasus, sedangkan bulan Juli itu sebanyak 277 kasus.
Kemudian penyakit Common Cold bulan Agustus ada 66 kasus, Vulnus 58, Diare 52, Gastritis 48, Abses 43, Hipertensi Esensial ada 32, Myalgia 23, dan HIV/AIDS ada 20 kasus.
Guna menekan kasus malaria di wilayah Distrik Mimika Timur, para tenaga medis di Puskesmas Mapurujaya secara intens turun ke lima kampung dan satu kelurahan guna memberikan penyuluhan dan sosialisasi untuk mengedukasi masyarakat baik itu di Kampung Mware, Kaugapu, Hiripau, Poumako, Tipuka serta Kelurahan Wania untuk lebih meningkatkan pola hidup bersih dan sehat supaya terhindar dari kasus malaria dan sembilan jenis penyakit lainnya.
“Kami selalu mengarahkan ibu-ibu Kader dari masing-masing kampung agar mengecek pasien-pasien yang positif malaria, jika ditemukan maka pasien wajib berobat ke Puskesmas dan wajib minum obat pertama kali didepan petugas. Kemudian ibu-ibu Kader yang akan melakukan pemantauan terhadap obat-obat yang akan diminum oleh pasien pasien tersebut,” terangnya.
Walaupun demikian, Onna berharap adanya kepedulian dari masyarakat di lima kampung dan satu kelurahan di Distrik Mimika Timur guna meminimalisir penyakit malaria, termasuk juga jenis penyakit lainnya di Timika. (glt)









Tinggalkan Balasan