Norbertus Ditubun (FOTO:ELISA/TimeX)
TIMIKA, TIMIKAEXPRESS.id – Selain mendirikan Gua Maria untuk wisata religi, Norbertus Ditubun, Kepala Kampung Nawaripi juga telah menata kawasan Paive di Mile 21 sebagai potensi wisata untuk masa depan masyarakat Nawaripi.
Kawasan wisata baru yang dibenahi selama tiga tahun terakhir, ini menjadi program unggulan Pemerintah Kampung (Pemkam) Nawaripi.
“Kami bangun ini untuk masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi, tapi untuk anak cucu masyarakat Nawaripi, Koperapoka dan Nayaro. Tempat wisata ini ke depan jadi potensi pendapatan anak cucu,” katanya kepada Timika eXpress, Kamis (15/2/2024).
Menurut Norman, kalau selama ini orang bebas masuk ke kawasan Paive Mile 21, tapi mulai tahun ini pihaknya akan memungut biaya masuk.
“Jadi mau ke Gua Maria dipungut biaya, mau ke kolam ikan dan mancing juga bayar, nanti dapat ikan timbang dan bayar untuk dibawa pulang,” jelasnya.
Dipastikannya, dalam pengelolaan tempat wisata ini memberdayakan anak-anak asli Papua asal Kampung Nawaripi.
Dimana, ke depan nanti Pemkam Nawaripi berencana bangun pemukiman penduduk, kolam dayung serta wahana lainnya guna menarik minat masyarakat ke lokasi wisata Paive.
“Untuk perumahan kami akan bangun model rumah adat Kamoro sebagai warisan kearifan lokal, jadi, orang tidak hanya kunjungi Gua Maria atau memancing, tapi ada kearifan dan arsitektur lokal dari rumah-rumah yang dibangun untuk kenyamanan pengunjung,” papar Norman.
Selain dilengkapi peta yang dibuat BPN dan ditandatangani Direktur Lemasko Gregorius Okoare, kawasan wisata ini pun akan disulap dan benar-benar mengangkat kearifan budaya lokal masyarakat Kamoro.
Menurut Nor kerap ia disapa, di masa pemerintahan saat ini sudah dibangun banyak fasilitas untuk kepentingan masyarakat, sehingga diharapnya, masyarakat dapat menjaga semua fasilitas yang ada untuk kelangsungan anak cucu. (kay)















Tinggalkan Balasan