MENERIMA – Osea Petege saat menerima penghargaan penjualan terbanyak ‘Goodyear Ban Mobil One Team Keep On Rolling’. (FOTO: ISTIMEWA/TIMEX)

NABIRE, TIMIKAEXPRESS.id – ‘Usaha tidak mengkhianati hasil’, ungkapan sederhana ini pas dialamatkan kepada Osea Petege, mulanya seorang wirausaha kini menjadi pengusaha sukses.

Bak durian runtuh dari usaha yang digelutinya sudah sejak lama, Osea Petege dinobatkan sebagai peraih penghargaan penjualan terbanyak se-ASEAN untuk ‘Goodyear Ban Mobil One Team Keep On Rolling’.

Putra asal Kabupaten Dogiyai, Provinsi  Papua Tengah ini mampu mendulang prestasi luar biasa dibidang usaha/bisnis Ban Mobil Goodyear sebagaimana torehan prestasi kategori penjual terbanyak yang meliputi 14 Negara di Asia Tenggara.

Siapa sangka, pria gunung asli Papua ini berani ambil resiko terjun ke dunia usaha hingga mendapat penghargaan bergengsi level internasional.

Selain menekuni bisnis penjualan ban mobil merek goodyear, Osea juga menjalani usaha penjualan Bahan Bakar Minyak (BBM), dimana Osea kerap ia disapa memeiliki beberapa Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Meepago.

Yang menarik dari sosok Osea, meski ia seorang pengusaha sukses, namin penampilannya biasa bahkan sederhana.

“Bapak Osea juga seorang dermawan yang ramah terhadap semua orang, dan ini nilai plus dari pria bertubuh pendek ini,” ungkap Teddy Kotouki sebagaimana cuitannya di laman media sosial (Medsos) facebook pada 19 Januari 2024.

Rasa haru pun bangga karena raihan dari Osea Petege, ini membuktikan bahwa Orang Asli Papua (OAP) juga bisa menjadi pengusaha sukses di dunia usaha.

Pasalnya, berbagai bidang usaha mayoritas dikuasai oleh warga pendatang.

“Dengan prestasi Osea, sudah saatnya Pemerintah Provinsi (Pemprov) juga Pemerintah Kabupaten/kota di Papua terus mendorong agar OAP untuk mendapat kesempatan agar bisa menjadi pelaku usaha di wilayahnya, dan bisa bersaing dengan pengusaha dari luar Papua bahan dunia.

“Buktinya, di tengah iklim wirausaha yang kompetitif dan sulitnya OAP mendapatkan kesempatan berwirausaha, Osea Petege menjadi motivasi setelah meraih penghargaan istimewa dari merek pabrik ban mobil dunia.

“Penghargaan tersebut didapat Osea, karena ia berhasil menjadi pengusaha yang menjual ban mobil merek goodyear terbanyak di kawasan Asia Tenggara. Ini luar biasa, karena Osea mampu bersaing dengan pengusaha lainnya dari 14 Negara di Asia Tenggara,” ujarnya.

Melalui rilis yang diterima media ini, Selasa (23/1/2024), Osea mengungkapkan, penghargaan yang diraihnya tentu melalui dinamika tantangan saat berproses untuk menjadi distributor.

“Tantangan yang saya hadapi supaya diakui sebagai distributor penjualan ban mobil goodyear, itu mulanya para pengusaha dari 14 Negara maju di Asia tidak percaya dengan penampilan saya saat ketika itu. Mungkin penilaian mereka kalau pria berkulit hitam, rambut keriting dari Papua mau mendaftarkan diri untuk bersaing, itu tidak mungkin terjadi,” ceitera Osea.

Selain penampilan, keandalam modal yang besar dan beberapa faktor lain tentunya jadi anggapan pengusaha lainnya akan Osea.

Pasalnya, dari penilaian mereka, yaitu belum pernah ada orang Papua yang muncul dalam bidang usaha berskala internasional.

“Tidak ada yang mustahil bagi Tuhan. Itulah spirit, motivasi serta kemauan dan kerja keras dibuktikannya (Osea-Red) sehingga berhasil meraih penghargaan kelas dunia.

“Tantangan saya menggapai penghargaan, itu mulai dari pembayaran uang muka yang begitu besar, membayar dua kontainer penjualan sekaligus dengan uang yang terbilang banyak dalam waktu singkat dan harus bersaing dengan pengusaha sukses dan senior pula dari 14 Negara se- Asia Tenggara,” ujarnya.

Puji Tuhan, pada pertemuan se-Asean di awal 2019, tepatnya di Kota Batu, Malang-jawa Timur, dan pada malam puncak penganugerahan, Osea diumumkan sebagai pemenang perhargaan penjualan terbanyak se-Asean dari goodyear ban mobil on team keep on rolling.

“Saya merasa bangga karena pengusaha dari 14 negara Asean itu, semuanya orang China yang bersurplus dalam bidang usaha, namun berbeda dengan orang berkulit hitam dari Papua. Atas keberhasilan ini, saya mau tegaskan bahwa kita masyarakat asli Papua juga bisa menekuni usaha. Dan hal itu harus dibuktikan kepada Papua, Indonesia, asia bahkan dunia,” serunya.

“Semoga ini menjadi salah satu motivasi terbaik bagi anak muda Papua untuk menekuni dunia usaha dan jangan ada kata mundur, selagi Tuhan kasih nafas kehidupan dan kesempatan untuk berjuang. Mari, kita harumkan nama Papua di mata dunia,” ujarnya.

Ia pun memotivasi generasi muda Papua supaya berani tampil dan mau terjun ke dunia usaha.

Sejatinya, Orang Asli Papua bisa menjadi pengusaha sukses.

“Orang Papua khususnya anak muda Papua, jangan hanya mau menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) saja, tapi harus punya motivasi untuk bisa maju dan mandiri. Usaha bisa dimulai dengan meminta subsidi melalui pemerintah dan jangan takut kredit di bank selagi ada peluang, kemauan dan komitmen menjalankan usaha. Yang terpenting adalah harus kerja keras supaya hasilnya memuaskan,” demikian Osea. (tim)